Kadin Keluarkan Surat Edaran Tanggapi Kadin Tandingan

Kadin Keluarkan Surat Edaran Tanggapi Kadin Tandingan
Anindya Bakrie. (Foto: ID/David Gita Roza)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Jumat, 12 Juni 2020 | 20:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Indonesia mengeluarkan surat edaran menanggapi oknum yang mengatasnamakan organisasi tersebut secara tidak sah. Surat bernomor : 495/DP/VI/2019, per tanggal 12 Juni 2020 tentang langkah tindak terhadap Kadin yang tidak sah itu ditujukan kepada kepada ketua Kadin provinsi seluruh Indonesia.

Baca juga: Ketua Kadin Sebut New Normal Percepat Otomatisasi Pabrik

Surat edaran yang ditandatangani Wakil Ketua Umum Bidang OKP, Anindya N Bakrie itu menyebutkan, bahwa sehubungan dengan masih adanya kegiatan atau tindakan yang tidak sah oleh oknum yang mengatasnamakan mewakili Kadin Indonesia, maka sesuai Undang Undang No 1 tahun 1987 tentang Kadin dinyatakan dengan tegas, bahwa di Indonesia hanya ada satu Kadin.

"Pengurus Kadin yang sah adalah yang dihasilkan dari musyawarah nasional (munas) atau musyawarah provinsi/kabupaten/kota yang diselenggarakan sesuai AD/ART Kadin, sebagaimana tercantum dalam Kepres RI No 17 tahun 2010," kata Anindya dalam surat yang diterima redaksi Jumat (12/6/2020).  

Selanjutnya, pengurus Kadin yang sah adalah pengurus yang dipilih pada Munas VII di Bandung November 2015 yang dipimpin oleh Rosan Perkasa Roeslani sebagai ketua umum Kadin Indonesia untuk periode 2015 – 2020.

Atas penjelasan tersebut, kata Anindya, jika ada oknum yang menyatakan dirinya mewakili Kadin Indonesia adalah tidak sah dan kegiatan atau tindakannya dapat diabaikan. "Aan Ketua umum/ketua Kadin Provinsi/Kabupaten/Kota mengambil langkah-langkah tindakan yang dinggap perlu," kata Anindya.



Sumber: BeritaSatu.com