AP II Catat Peningkatan Penumpang

AP II Catat Peningkatan Penumpang
Penumpang antri untuk diperiksa petugas, menunjukan SIKM di terminal 3 kedatangan domestik bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat, 29 Mei 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
Thresa Sandra Desfika / WBP Jumat, 12 Juni 2020 | 20:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Angkasa Pura II mencatat peningkatan volume penumpang domestik dan internasional pascapenerbitan Peraturan Menteri Perhubungan (PM) No. 41 tahun 2020 terkait pengendalian transportasi di masa adaptasi kebiasaan baru. Regulasi tersebut mulai diterapkan pada 8 Juni 2020.

“Di 19 bandara yang dikelola AP II, jumlah penumpang pada 8 dan 9 Juni rata-rata sekitar 7.000 penumpang setiap harinya. Sementara itu, pada 10 Juni meningkat menjadi sekitar 14.700 penumpang, di mana pada tanggal itu khusus Bandara Soekarno-Hatta mencapai 6.038 penumpang. Perlahan, jumlah penumpang kembali naik dan stakeholders di bandara tetap menjaga prosedur dijalani secara ketat," kata Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dalam keterangannya, Jumat (12/6/2020).

Baca jugaIni Inovasi AP II Cegah Penularan Covid-19 di Bandara Soetta

Dia menambahkan, peningkatan ini juga diperkirakan dampak Grup Lion Air yang sudah kembali beroperasi per 10 Juni 2020 menyusul Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia. Selain itu, AirAsia Indonesia juga akan terbang mulai 19 Juni 2020 sehingga diharapkan lalu lintas penerbangan bakal kian bergairah.

"Jumlah penumpang memang masih jauh lebih rendah dibandingkan saat kondisi normal, namun sudah mulai bergairah kembali di masa adaptasi ini,” ujar Muhammad Awaluddin.

Peningkatan juga terjadi di angkutan kargo. Pada 10 Juni 2020, terang Awaluddin, volume kargo mencatatkan angka tertinggi sepanjang Juni 2020 ini dengan 1,65 juta kilogram. Khusus Bandara Soekarno-Hatta pada tanggal itu volume kargo mencapai 1,2 juta kilogram.

"Angkutan kargo di tengah pandemi Covid-19 ini memang yang paling terjaga. Seluruh bandara PT Angkasa Pura II juga fokus dalam penanganan kargo ini,” jelas Muhammad Awaluddin.



Sumber: BeritaSatu.com