Percepat Digitalisasi UMKM, GrabMerchant Dipuji Teten Masduki

Percepat Digitalisasi UMKM, GrabMerchant Dipuji Teten Masduki
Armada GrabBike dilengkapi dengan partisi plastik sebagai pemisah untuk meminimalisir kontak antara penumpang dan mitra pengemudi. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Jayanty Nada Shofa / JNS Jumat, 12 Juni 2020 | 22:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki mengapresiasi aplikasi GrabMerchant. Menurut Teten, aplikasi terbaru keluaran Grab Indonesia ini mendorong inklusi digital bagi UMKM dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Digitalisasi UMKM di tengah pandemi sudah menjadi prioritas pemerintah. Kita bisa melihat, UMKM yang sudah terhubung ke marketplace online sudah meningkat 18 persen," ungkapnya pada konferensi pers virtual, Kamis (11/6/2020).

Transformasi digital, lanjut Teten, telah membantu UMKM untuk bertahan dari dampak Covid-19. Terlebih, masyarakat kini cenderung mengandalkan teknologi untuk memenuhi kebutuhannya ketika ruang gerak terbatas.

"GrabMerchant adalah inovasi yang sangat dibutuhkan saat ini. Platform ini juga akan sangat membantu transformasi digital UMKM Indonesia, sehingga mereka dapat beradaptasi dalam era ekonomi digital," jelasnya.

Baca juga: Aplikasi GrabMerchant Bantu UMKM Hadapi New Normal

Adapun GrabMerchant merupakan aplikasi all-in-one bagi UMKM untuk mendigitalisasi operasional mereka secara menyeluruh, menerima pembayaran cashless (OVO). Pemilik usaha juga bisa mengoptimalkan bisnis daring mereka melalui laporan bisnis, pemasaran (promosi) hingga pembelian grosir.

Teten menambahkan, fokus utama GrabMerchant kepada UMKM lokal selaras dengan program pemerintah Gerakan Bangga Buatan Indonesia. Program ini mendorong UMKM agar bangkit kembali dari pandemi melalui digitalisasi.

Penggunaan metode pembayaran cashless juga disebut mendukung imbauan pemerintah untuk menjaga jarak fisik.

"UMKM adalah sektor yang menjaga roda perekonomian kita tetap berputar. Oleh karena itu, kita harus memastikan kelangsungan bisnis mereka di tengah masa transisi ke arah tatanan kehidupan baru (new normal),” kata Teten.

Tak hanya itu, peluncuran aplikasi GrabMerchant ini disambut antusias oleh kalangan UMKM. Salah satunya adalah Muhammad Faisal selaku pemilik usaha produk olahan ayam Kongkowrongok di Bandung.

"Saya menyadari perkembangan zaman dan masyarakat yang kini menginginkan hal yang serba instan untuk pemesanan makanan. Saya juga melihat peluang yang besar untuk berkembang jika saya berbasis digital. Ini menjadi alasan saya mengapa saya bergabung sebagai mitra merchant GrabFood pada tahun 2017," ujar Faisal.

Lebih lanjut, Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi menyatakan minimnya jumlah UMKM yang terhubung ke ekosistem digital menjadi salah satu alasan di balik peluncuran GrabMerchant.

"Kami sadar UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia. Akan tetapi, sebagian besar dari mereka masih offline. Untuk mendukung misi kami yakni Grab For Good, kami berharap untuk dapat membantu para UMKM ini untuk transisi ke ranah digital," pungkas Neneng.



Sumber: BeritaSatu.com