Garuda Belum Berencana Naikkan Tarif

Garuda Belum Berencana Naikkan Tarif
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. (Foto: BeritaSatu Photo / Mohammad Defrizal)
Thresa Sandra Desfika / FMB Selasa, 16 Juni 2020 | 20:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan, pihaknya akan mengapresiasi apabila pemerintah mempersilahkan Garuda menaikan tarif sesuai koridor yang berlaku. Tetapi, menurut dia, Garuda mesti hati-hati dalam menaikkan tarif karena harus melihat terlihat dahulu daya beli masyarakat.

Saat ini, fokus Garuda adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan transportasi udara.

"Tapi kan kita menyadari masyarakat, semuanya enggak ada yang turun. Kita juga tahu dirilah semua lagi dalam kesulitan," kata Irfan dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (16/6).

Lebih lanjut, dia menyebutkan, hal yang terpenting saat ini adalah mendorong masyarakat untuk kembali terbang. "Jadi untuk apa menaikan tarif kalau orang tidak mau naik? Jadi clear strategi kita adalah increase confident. Jadi dari waktu ke waktu kita sedang upayakan agar masyarakat mau naik pesawat lagi," papar Irfan.

Oleh karena itu, dia menekankan, pihaknya tidak menuntut diperbolehkan kapasitas 100% oleh pemerintah untuk saat ini. Pasalnya, menurut Irfan, apabila diperbolehkan juga mengisi 100% dengan kondisi penumpang berhimpitan, maka kemungkinan besar masyarakat enggan untuk naik pesawat.

"Begitu dempet-dempetan di pesawat, yang terjadi masyarakat tidak confident dengan transportasi udara. Kalau tidak confident apa yang terjadi? Proses recovery kita yang menurut banyak analis sekitar 2-3 tahun bakal makin panjang. Kalau recovery tidak cukup survival mode kita makin tambah. Dalam teori apa pun survival mode itu tidak bisa lama-lama. Itu sudah dying, mati suri kalau lama-lama," papar Irfan.



Sumber: BeritaSatu.com