Sandiaga Usulkan Keringanan Tarif Pajak UMKM

Sandiaga Usulkan Keringanan Tarif Pajak UMKM
Teks Foto: Pengusaha Sandiaga Uno menunjukkan salah satu produk lokal, Rabu (20/5/2020) (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Robertus Wardi / FER Rabu, 17 Juni 2020 | 20:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno, mengusulkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) diberi kelonggaran setelah beberapa bulan ini dihantam pandemi virus corona atau Covid-19. Langkah itu untuk menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap UMKM.

Baca Juga: Sandiaga Luncurkan Startup Sembakpur

"Berikan kelonggaran bagi UMKM untuk mereka bisa pulih kembali. Kita hindari gelombang PHK. Jangan sampai ada masyarakat kehilangan pekerjaannya, tidak mendapat penghasilan, sementara di sisi lain, beban biaya hidup semakin meningkat,” ujar Sandiaga, di Jakarta, Rabu (17/6/2020)

Menurut Sandiaga, akibat wabah sekarang, banyak UMKM mengalami kesulitan dalam berbisnis. "Bahkan banyak diantara mereka yang menghabiskan uang tabungannya untuk bertahan hidup karena adanya pembatasan aktivitas yang membuat usahanya tidak jalan," tegasnya.

Pendiri PT Saratoga Investama Sedaya ini mendorong pemerintah memberikan bantuan modal usaha atau dana tunai kepada UMKM. Pasalnya, dalam masa pemulihan ekonomi, yang dibutuhkan masyarakat adalah dana tunai.

Baca Juga: Sandiaga Soroti Penularan Covid-19 di Pasar Tradisional

"Bagaimana masyarakat mendapatkan bantuan likuiditas untuk memenuhi kebutuhan dasarnya dan membuka kembali usaha yang sempat tutup," tandas Sandiaga.

Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini menambahkan, pembukaan kembali sektor ekonomi saat penerapan new normal sangat penting. Penerapan new normal harus mengutamakan UMKM dan masyarakat yang berusaha di pasar-pasar tradisional karena mereka sangat berkontribusi terhadap perekonomian nasional. "UMKM menciptakan 97 persen lapangan pekerjaan dan sumber ekonomi sebesar 60 persen,” ujar Sandi.

Salah satu solusi yang harus dilakukan pemerintah adalah bekerja sama dengan perbankan untuk menyediakan permodalan kepada pelaku usaha kecil dan menengah. Tanpa jaminan pemerintah, mereka sangat kesulitan mendapatkan modal dari perbankan karena banyaknya persyaratan administrasi.

Baca Juga: Sandiaga Dorong Pembukaan Lapangan Kerja

"Kesulitan akses pada permodalan harus segera disolusikan. Pemerintah harus bekerja sama dengan sektor perbankan dalam menyediakan pinjaman modal kerja kepada pelaku UMKM dengan jaminan dari pemerintah,” tutup Sandiaga



Sumber: BeritaSatu.com