Pasar Logistik Indonesia Diprediksi Mencapai Rp 3.360 Triliun di 2021

Pasar Logistik Indonesia Diprediksi Mencapai Rp 3.360 Triliun di 2021
Shipper, platform logistik berbasis teknologi asal Indonesia, memperoleh dana Seri A dari beberapa investor yang dipimpin oleh Prosus Ventures, untuk dapat mengembangkan dan memperluas jangkauan bisnis di Indonesia. (Foto: Beritasatu.com / Dok. Shipper)
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 18 Juni 2020 | 14:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Shipper, platform logistik berbasis teknologi asal Indonesia, memperoleh pendanaan Seri A dari beberapa investor yang dipimpin oleh Prosus Ventures.

Baca Juga: Ketahanan Industri Perlu Dijaga Selama Pandemi

COO dan co-founder Shipper, Budi Handoko mengatakan, Shipper akan menggunakan dana investasi dari Prosus Ventures untuk mengembangkan dan memperluas jangkauan bisnis di Indonesia.

"Dengan investasi ini, Shipper akan terus berkembang dan terus mencari talenta lokal berkualitas untuk bergabung dengan kami dalam membangun data yang kuat melalui teknologi untuk menyusun pemenuhan kebutuhan logistik dan pengiriman yang belum terstruktur dengan baik,” ungkap Budi Handoko, dalam konferensi virtual di Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Berdasarkan Indonesia Logistics and Warehousing Market by Sector (Freight Forwarding, Warehousing, VAS) by Domestic and International Services - Outlook to 2021), pasar logistik Indonesia diproyeksikan mencapai US$ 240 miliar atau setara Rp 3.360 triliun (kurs Rp 14.000 per dolar AS) pada 2021.

Baca Juga: Garuda Indonesia Luncurkan Aplikasi Pengiriman Barang

Budi Handoko menambahkan, Shipper merupakan platform logistik berbasis teknologi dalam menawarkan solusi layanan one stop service, mulai dari platform pengiriman multi-kurir hingga distribusi jaringan jasa pergudangan.

"Shipper menawarkan lebih dari 30 lokasi. Kami telah berencana untuk memperluas jangkauan ke kota-kota lain dan wilayah baru di Indonesia guna mengakomodasi kebutuhan logistik konsumen,” tambah Budi Handoko.

Sementara itu, Principal Investor Prosus Ventures, Banafsheh Fathieh, mengatakan, Shipper telah mengidentifikasi kebutuhan besar di pasar Indonesia dan mencocokkannya dengan solusi berbasis teknologi sehingga dapat memberi manfaat bagi konsumen dan menjadikan proses logistik untuk bisnis lebih mudah dan hemat biaya.

Baca Juga: Indonesia Berpeluang Tampung Relokasi Investasi Tiongkok

"Kami sangat senang bisa bermitra dengan Shipper untuk mengubah logistik e-commerce untuk Indonesia menjadi lebih baik,” tandas Banafsheh Fathieh.

 



Sumber: BeritaSatu.com