Pertamina Cetak Laba Bersih Rp 35,8 Triliun
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pertamina Cetak Laba Bersih Rp 35,8 Triliun

Jumat, 19 Juni 2020 | 05:28 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- PT Pertamina (Persero) sepanjang 2019 mencatat laba bersih sebesar US$ 2,53 miliar atau setara Rp 35,8 triliun.

“Dengan dinamika dan tantangan bisnis selama 2019, kami bersyukur Pertamina dapat menorehkan berbagai pencapaian dan mempertahankan laba bersih stabil, sama dengan tahun sebelumnya,” ujar VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman, selepas Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan perseroan di Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Pemegang saham juga memutuskan setoran dividen tunai sebesar Rp 8,5 triliun atau meningkat 7 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 7,95 triliun.

Menurut Fajriyah, perekonomian sepanjang tahun 2019 masih mengalami tekanan sejalan dengan dinamika global. Beberapa hal yang mempengaruhi kinerja sektor migas seperti nilai ICP yang masih cukup tinggi di level US$ 62 per barel dan kurs yang cenderung menguat di kisaran Rp 14.146. "Dengan kondisi tersebut, total pendapatan usaha Pertamina tahun 2019 tercatat sebesar US$ 54,58 miliar dengan aset US$ 67,08 miliar," kata dia.

Meskipun tanpa major akuisisi, Pertamina mempertahankan produksi migasnya pada tahun 2019 melalui kegiatan operasional yang intensif yaitu pengeboran 322 sumur pengembangan, 14 sumur eksplorasi dan melakukan 751 kegiatan workover, serta 13.683 well services.

“Saat ini, Pertamina telah memiliki lapangan migas yang yang tersebar di 13 negara di benua Asia, Afrika, Amerika, dan Eropa. Dari lapangan tersebut, kami berharap dapat mendukung aspirasi pemerintah mencapai 1 juta BOPD dan 4.000 MMSCFD di tahun 2024,” kata Fajriyah Usman.

Untuk mendukung ketahanan ekonomi negara, pada tahun 2019 menurut Fariyah, Pertamina mencatat penurunan nilai impor crude sebesar 35 persen dan produk sebesar 11 persen. Langkah ini dapat menghemat devisa sebesar US$ 7,3 miliar atau Rp 109 triliun.

Sejak awal tahun 2019, Pertamina juga telah menyetop impor Solar dan Avtur pada Februari dan Maret. Bahkan, saat ini Pertamina mencatat volume penjualan Avtur di pasar luar negeri yang terus meningkat mencapai 754.000 KL dan melayani airline domestik dan international di 40 bandara dari 20 negara.

“Untuk menekan impor migas, Pertamina juga terus melanjutkan komitmen implementasi B30 lebih cepat pada November 2019, yang target pada Januari 2020,” imbuh Fajriyah.

Fajriyah menambahkan, sampai akhir 2019 Pertamina berhasil menyelesaikan 161 titik BBM 1 harga yang tersebar di wilayah 3 T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) di seluruh Indonesia. Angka ini melebihi target yang ditetapkan pemerintah.

Untuk memperluas jangkauan layanan, Pertamina membangun 48 Pertashop dan 253 km tambahan jaringan pipa gas, sehingga saat ini mencapai lebih dari 10.000 KM jaringan pipa gas terpanjang di Asia Tenggara untuk penyediaan gas industri & hampir 400.000 Jargas sambungan rumah tangga yang meningkat 22 persen dari tahun 2018.

Tak lupa, pembangunan 21 lokasi storage TBBM, 8 Lokasi storage Avtur dan 2 Kapal General Purpose pun dijalankan untuk memastikan kehandalan supply dan distribusi BBM di seluruh Indonesia.

Pertamina telah menuntaskan Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC) sehingga dapat meningkatkan kualitas produk BBM dari standar Euro 2 menjadi Euro 4, dan dengan volume produksi yang naik dari 1 juta barel menjadi 1,6 juta barel per bulan.

“Dengan kinerja operasional dan keuangan yang baik, Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar Fortune Global 500 dan berada di peringkat 175 atau naik 78 tingkat dari sebelumnya di peringkat 253. Posisi ini akan menjadi kebanggaan bagi Pertamina dan Indonesia,” tandas Fajriyah.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

ATT Group Siap Bantu UKM Tembus Pasar Global Kelas Dunia

Sebelum jadi mitra Alibaba, ATT Group telah membantu UMKM yang hendak memasarkan barangnya ke luar negeri.

EKONOMI | 18 Juni 2020

UMKM Perlu Diperkuat untuk Tembus Pasar Global

Kini saatnya UMKM mendapatkan penguatan melalui sejumlah upaya pemberdayaan.

EKONOMI | 18 Juni 2020

Erwin Aksa: Tanpa Intervensi Pemerintah, Ekonomi Sulit Bangkit

Ini memang situasi sulit bagi pemerintah. Namun intervensi pemerintah bagi dunia bisnis sangat penting.

EKONOMI | 18 Juni 2020

OHM Lanjutkan Ekspansi Pembukaan Hotel Baru

OHM sebagai operator hotel memiliki keyakinan bisnis hospitality di Indonesia masih cukup positif.

EKONOMI | 18 Juni 2020

ACP Jadwalkan Serah Terima LRT City-Royal Sentul Park

LRT City-Royal Sentul Park telah menjadwalkan serah terima untuk tahap awal sebanyak 400 unit.

EKONOMI | 18 Juni 2020

Saat Ini, Waktu yang Tepat Investasi Reksa Dana

Investasi reksa dana saham saat ini memang waktu yang tepat, meski banyak halangan. Upsidenya masih lebih tinggi dibandign downsidenya.

EKONOMI | 18 Juni 2020

Investor Reksa Dana Perlu Kritis Soal Produk Investasinya

APRDI minta para calon investor dalam berinvestasi harus memahami produk yang dipilihnya, menyesuaikan dengan risk profile, dan jangka waktu investasinya.

EKONOMI | 18 Juni 2020

Reksa Dana Masih Menjanjikan, MI Diminta Fokus ke Kepentingan Investor

Secara prospek, industri reksa dana punya peluang untuk tumbuh.

EKONOMI | 18 Juni 2020

Kao Indonesia Beri Dukungan kepada Tenaga Medis

Peran tenaga medis dan satuan gugus tugas penanganan Covid-19 penting, namun peran dan kontribusi masyarakat jauh lebih penting dalam memutus mata Covid-19.

EKONOMI | 18 Juni 2020

Di Tengah Pandemi, 52 Produk Sabet Penghargaan Reksa Dana Terbaik

Reksa dana yang meraih penghargaan, selain memenuhi kriteria yang ditetapkan, juga teruji dari sisi ketepatan strategi dan fleksibilitas pengelolaan para MI.

EKONOMI | 18 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS