Shopee Perluas Pasar Ekspor UMKM dan Mudahkan Likuiditas

Shopee Perluas Pasar Ekspor UMKM dan Mudahkan Likuiditas
Ilustrasi UMKM. (Foto: Dok )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Sabtu, 20 Juni 2020 | 09:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Shopee, platform e-commerce terdepan di Asia Tenggara meluncurkan bantuan ekonomi bagi pelaku usaha mikro kecil menenagah (UMKM) yang terdampak virus corona (Covid-19). Langkah ini sebagai bentuk kontribusi perusahaan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Untuk dapat bantu menyiasati dampak hebat COVID-19 terhadap perekonomian Indonesia, diperlukan sinergi berkelanjutan dari pemerintah dan pihak swasta," kata Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Sabtu (20/6/2020).

Dia mengatakan, program bantuan bertajuk ‘Dukungan Pemulihan Ekonomi Nasional Shopee’ ini berupa menyediakan bunga pinjaman spesial kepada lebih 10.000 UMKM dengan menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). "Kerja sama ini dapat memudahkan UMKM mengakses bantuan modal dengan meminimalisir banyaknya persyaratan administrasi," kata Handhika Jahja.

Dia mengatakan, Shopee juga akan membantu 20.000 UMKM lokal untuk mengekspor produknya ke Malaysia dan Singapura Shopee telah kembali mengembangkan program ekspor “Kreasi Nusantara: dari Lokal untuk Global”. Program yang dimulai April lalu ini telah sukses mengekspor 5.000 produk produk lokal ke kedua negara itu.

"Shopee turut menyertakan inisiatif ekspor untuk memperluas jangkauan mitra penjual UMKM kami. Kami harap, bantuan ekonomi ini dapat tepat guna dan membantu sektor UMKM secara signifikan di tengah situasi pandemi,” kata Handhika.

Shopee juga mengalokasikan Rp 17 miliar untuk meningkatkan transaksi UMKM lokal dan para pengguna dengan memberikan dukungan untuk penjual dalam bentuk voucher toko, keringanan biaya layanan, dan kredit iklan.

"Langkah-langkah dukungan ini bertujuan untuk menjaga roda ekonomi tetap berputar dengan meringankan biaya operasional untuk UKM dan penjual, yang juga diharapkan mendorong konsumsi masyarakat," kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com