Optimalisasi Muatan Tol Laut Butuh Sinergi Seluruh Pihak

Optimalisasi Muatan Tol Laut Butuh Sinergi Seluruh Pihak
Ilustrasi Tol Laut (Foto: Ist)
Thresa Sandra Desfika / FER Senin, 22 Juni 2020 | 19:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesian National Shipowners’ Association (Insa) memastikan kelancaran distribusi logistik melalui angkutan laut, khususnya lewat program tol laut di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Industri Pelayaran Berharap Stimulus Pemerintah

Ketua Umum DPP Insa, Carmelita Hartoto menilai, selama ini pihaknya terus bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemhub) dalam menjamin kelancaran distribusi logistik melalui angkutan laut.

Meski di saat pandemi Covid-19, sektor transportasi laut dalam pendistribusi bahan pokok dan penting tetap berjalan lancar ke seluruh daerah. Kelancaran transportasi laut itu bisa dilihat dari operasional, baik kapal liner maupun kapal dalam program tol laut relatif sesuai jadwal.

"Kita patut syukuri berkat kerja keras Kemhub, sektor transportasi laut baik yang kapal liner maupun kapal tol laut yang mengangkut bahan pokok dan penting tetap berjalan lancar dan tanpa hambatan di masa pandemi seperti ini,” kata Carmelita, Senin (22/06/2020).

Baca Juga: Kemhub Optimalkan Tol Laut untuk Distribusi

DPP Insa, lanjut Carmelita, sebagai mitra Kemhub juga rutin berkoordinasi dalam mensukseskan program tol laut. Sejak dimulainya trayek tol laut, pelayaran nasional telah berkontribusi ikut melayani trayek tol laut.

"Program tol kaut juga dinilai telah mengalami banyak terobosan untuk mengoptimalisasikan perannya mengamankan jaring logistik ke daerah dan menekan disparitas harga antar wilayah," sebut Carmelita.

Menurut Carmelita, load factor kapal-kapal tol laut memang masih perlu terus dioptimalkan karena masih ada beberapa rute yang muatannya masih berkisar 30 persen. Tapi ada juga rute tol laut yang sudah sampai 100 persen. Namun untuk optimalisasi muatan tol laut butuh sinergi seluruh pihak.

Baca Juga: Kemhub Jamin Distribusi Logistik Lewat Tol Laut

"Untuk itu optimalisasi program rumah kita untuk mengkonsolidasikan barang barang-barang pada sepanjang rute di program tol laut harus terus dilakukan," papar Carmelita.

Lain itu, dia menilai, agar ketersediaan stok bahan pokok dan penting terjamin di daerah-daerah, yang diperlukan adalah memperbanyak volume barang yang diangkut, dan memperbanyak ship’s call kunjungan kapal tol laut. Pemberian subsidi angkutan laut pada program tol laut juga baiknya difokuskan hanya untuk sembilan bahan pokok dan penting.



Sumber: BeritaSatu.com