PDIP: Pandemi Momentum Kemandirian Pangan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Webinar Bulan Bung Karno

PDIP: Pandemi Momentum Kemandirian Pangan

Selasa, 23 Juni 2020 | 16:43 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PDI Perjuangan (PDIP) menjadikan Bulan Bung Karno sebagai momentum berbenah guna menciptakan kedaualtan pangan di tengah pandemi Covid-19. PDIP menilai kedaulatan pangan merupakan aspek mendasar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar terciptanya kehidupan sosial.

Hal ini disampaikan Ketua Bidang Kelautan, Perikanan dan Nelayan DPP PDI Perjuangan Rokhmin Dahuri saat membuka webinar dengan tema 'Kedaulatan Pangan dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno' pada Selasa (23/6/2020). Hadir dalam diskusi itu, Guru Besar Ilmu Perekonomian Pertanian Universitas Lampung (Unila) Bustanul Arifin, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, anggota DPR Komisi IV Mindo Sianipar, Kirana Larasati dan ratusan pengurus PDIP di tingkat daerah.

Rokhmin menerangkan, PDIP sejak dulu selalu mengutamakan kemandirian bangsa melalui kedaulatan pangan. Hal itu selalu disuarakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam berbagai acara internal maupun eksternal partai. Mengutip pernyataan hasil penelitian bahwa suatu negara dengan penduduk 100 juta akan sukar menjadi maju dan berdaulat jika kebutuhan pangannya bergantung pada impor.

"Karena itu, kalau saudara mengikuti rakornas, atau rapat-rapat nasional lainnya, selalu ibu Ketua Umum menekankan betapa seluruh pilar partai baik di eksekutif, legislatif dan struktur di seluruh Indonesia harus benar-benar memperkuat dan mengembangkan kedaulatan pangan kita," kata Rokhmin dalam paparannya.

Rokhmin melanjutkan, WHO juga mensinyalir masa pandemi ini membuat negara-negara dunia rentan krisis pangan. Karena itu, PDIP mendorong kedaulatan pangan, bukan hanya mandiri secara terpusat, tetapi hingga desa. "Baik untuk masa pandemi atau pasca," tegas Rokhmin.

Menteri Kelautan dan Perikanan era Kabinet Gotong Royong ini menambahkan, ada beberapa hal yang membuat kedaulatan pangan strategis bagi Indonesia. Pertama, kedaulatan pangan menentukan kesehatan, kecerdasan, individu maupun kualitas SDM yang ujungnya adalah kemajuan dari bangsa. "Alasan kedua bahwa supply pangan global cenderung menurun akibat pertambahan penduduk, kerusakan lingkungan, dan mafia pangan," kata dia.

Di samping itu, pertambahan penduduk juga harus disertai peningkatan produktivitas pangan. Apabila terjadi kekurangan pangan, akan memicu gejolak sosial dan politik. "Ini contohnya bagaimana korelasi antara konsumsi protein komponen penting dari pangan. Semakin tinggi konsumsi proteinnya, semakin maju bangsa tersebut. Menurut penelitian bahwa andaikan bumi ini suhunya meningkat 1 derajat celcius, maka produksi pangan dunia itu akan berkurang 10 persen," jelas dia.

Rokhmin juga mengingatkan pidato Proklamator RI Bung Karno pada 1952 yang menyebut pangan adalah hidup mati sebuah bangsa. "Dengan lahan dan laut yang subur harusnya tidak hanya berdaulat pangan, tetapi pengekspor bahan pangan dunia atau feeding the world. Harusnya bisa memberi makan masyarakat dunia. Ini pidatonya Bung Karno yang sangat heroik dan futuristik pada 1952 di Kampus IPB, Baranangsiang," jelas dia.

Sementara itu, Bustanul Arifin menambahkan, negara yang solid wajib menguatkan stok pangan hingga di sektor domestik. Bustanul khawatir apabila produksi pangan domestik tak kuat, akan melahirkan konflik sosial dan politik di tengah pandemi Covid-19 ini. "Bantuan sosial tunai juga perlu menjaga daya beli dan akses pangan yang berdampak Covid-19. Bahkan untuk menjaga kecukupan gizi dan status balita, agar terhindar dari stunting," jelas Bustanul.

Ekonom senior Indef ini mendorong Bulog terus membeli gabah petani. Lalu membuat skema pengadaan beras dalam negeri, dengan insentif harga memadai. Dia juga menyarankan adanya pembenahan sistem logistik, distribusi, dan penyediaan pangan pada daerah perkotaan dan defisit. "Integrasi kebijakan ekonomi makro dalam bioteknologi modern, smart farming, pertanian presisi, penguatan kelembagaan rantai nilai, pemanfaatan IPTEK. Pemanfaatan e-commerce untuk meningkatkan skala usaha juga penting," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pasar Properti Membaik, Harga Rumah Seken Naik 3,7%

Pergerakan harga rumah seken (bekas) nasional yang diobservasi dari berbagai tren pasar di berbagai kota besar di Indonesia.

EKONOMI | 23 Januari 2022


Menteri ESDM Terbitkan Peraturan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap

Menteri ESDM Arifin Tasrif menerbitkan aturan tentang Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap.

EKONOMI | 23 Januari 2022

Presidensi G-20 Jadi BoosterPertumbuhan Ekonomi

Presidensi G-20 yang diselenggarakan di berbagai kota Indonesia mulai 26 Januari hingga November 2022 bisa menjadi booster atau memperkuat pertumbuhan ekonomi.

EKONOMI | 23 Januari 2022


Kemenhub Minta Pengusaha Truk Utamakan Aspek keselamatan

Kemenhub mengimbau seluruh pelaku usaha khususnya angkutan barang atau pengusaha truk untuk mengutamakan aspek keselamatan.

EKONOMI | 23 Januari 2022

Properti Mulai Bangkit, Synthesis Development Luncurkan Mattlig

PT Synthesis Karya Pratama (Synthesis Development) menghadirkan Mattlig, tipe rumah tapak terbaru di kawasan residensial Synthesis Huis.

EKONOMI | 22 Januari 2022

Menteri Basuki: Pembangunan IKN Bergantung Kesiapan APBN

Menurut Basuki, pembangunan tahap awal Ibu Kota Negara (IKN) semuanya dengan menggunakan APBN.

EKONOMI | 22 Januari 2022

Gapensi Optimistis Industri Jasa Konstruksi Kembali Bergairah

Mukernas Gapensi 2022 diharapkan menjadi momentum bagi pelaku usaha industri jasa konstruksi nasional untuk bangkit.

EKONOMI | 22 Januari 2022


TAG POPULER

# Gempa Sulut


# Air Tanah


# Pasien Omicron Meninggal


# OTT KPK


# Kripto



TERKINI
Antisipasi Kenaikan Harga, Perlu Diversifikasi Negara Pemasok Kedelai

Antisipasi Kenaikan Harga, Perlu Diversifikasi Negara Pemasok Kedelai

EKONOMI | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings