Di Perdagangan Asia, Harga Minyak Tidak Banyak Berubah
INDEX

BISNIS-27 532.645 (8.39)   |   COMPOSITE 6373.41 (16.42)   |   DBX 1200.38 (7.1)   |   I-GRADE 185.572 (0.47)   |   IDX30 530.591 (5.91)   |   IDX80 143.3 (0.91)   |   IDXBUMN20 436.746 (-1.39)   |   IDXESGL 146.832 (2.43)   |   IDXG30 145.313 (0.68)   |   IDXHIDIV20 465.476 (6.27)   |   IDXQ30 150.721 (1.92)   |   IDXSMC-COM 298.62 (-4.71)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (-7.37)   |   IDXV30 150.9 (-1.9)   |   INFOBANK15 1063.78 (12.11)   |   Investor33 452.728 (7.92)   |   ISSI 189.451 (-0.24)   |   JII 667.742 (1.11)   |   JII70 234.615 (-0.52)   |   KOMPAS100 1279.35 (7.74)   |   LQ45 988.752 (9.51)   |   MBX 1764.22 (3.66)   |   MNC36 335.71 (4.95)   |   PEFINDO25 340.233 (-1.68)   |   SMInfra18 325.434 (3.65)   |   SRI-KEHATI 386.573 (6.93)   |  

Di Perdagangan Asia, Harga Minyak Tidak Banyak Berubah

Kamis, 25 Juni 2020 | 08:13 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Tokyo, Beritasatu.com - Harga minyak mentah dunia sedikit berubah pada di perdagangan Asia pada Kamis pagi (25/6/2020).

Patokan minyak mentah berjangka internasional Brent mencapai US$ 40,32 per barel, sementara minyak mentah AS WTI berada di level US$ 38,02 per barel.

Harga minyak turun hampir 6 persen pada perdagangan Rabu (24/6/2020) setelah penyimpanan minyak mentah AS mencapai rekor. Pelemahan juga dipicu jumlah kasus Covid-19 yang melonjak tajam di sejumlah negara seperti Jerman dan wilayah padat penduduk Amerika Serikat (AS).

Minyak mentah Brent turun US$ 2,29, atau 5,5 persen, menjadi US$ 40,29 per barel, sehari setelah mencapai level tertinggi sejak awal Maret, tepat sebelum perang harga Saudi-Rusia menghantam pasar. Minyak mentah West Texas Intermediate melemah US$ 2,36, atau 5,85 persen, ke US$ 38,01 per barel.

Yen Jepang diperdagangkan pada 107,02 per dolar dalam minggu perdagangan yang fluktuatif. Dolar Australia berpindah tangan pada US$ 0,6851 setelah tergelincir dari level di atas US$ 0,69 yang terlihat kemarin.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bursa Asia Melemah Setelah IMF Pangkas Proyeksi Ekonomi

Reaksi investor terhadap pergerakan Wall Street semalam menghiasai pada perdagangan Kamis di bursa Asia.

EKONOMI | 25 Juni 2020

Dalam 4 Bulan, KLHK-Bea Cukai Periksa 1.121 Kontainer Limbah Impor

Permasalahannya adalah impor scrap plastik atau kertas ternyata mengandung limbah

NASIONAL | 25 Juni 2020

Investor Pilih Uang Tunai karena Khawatir Covid-19, Harga Emas Turun

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun US$ 6,9 atau 0,39 persen menjadi US$ 1.775,10 per ounce.

EKONOMI | 25 Juni 2020

IHSG Diproyeksi Terpangkas, Simak Rekomendasi Sahamnya

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 4.916 - 5.000.

EKONOMI | 25 Juni 2020

Laba Emiten Pelayaran Buana Lintas Naik Hampir 5 Kali Lipat

Naiknya pendapatan menjadi pemicu lonjakan laba perusahaan.

EKONOMI | 25 Juni 2020

Harga Minyak Menguap Hampir 6% karena Kebangkitan Covid-19

Minyak mentah Brent turun US$ 2,29, atau 5,5 persen, menjadi US$ 40,29 per barel.

EKONOMI | 25 Juni 2020

Dow Turun 700 Poin karena Melonjaknya Kasus Covid-19

Dow Jones Industrial Average turun 710,16 poin, atau 2,7 persen menjadi 25,445,94.

EKONOMI | 25 Juni 2020

Pasar Properti Batam Dinilai Potensial

PT Putra Karyasindo Perkasa (PKP) mengembangkan hunian mewah Noble Cove di Batam.

EKONOMI | 24 Juni 2020

OJK Dorong Bergeraknya Sektor Riil dalam Era New Normal

OJK mendukung langkah pemerintah yang menempatkan uang negara kepada bank umum dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 24 Juni 2020

Dapat Penempatan Dana Rp 30 T, Bank Himbara Janji Ekspansi Kredit Tiga Kali Lipat

Bank Himbara berkomitmen meningkatkan setidaknya tiga kali dalam bentuk ekspansi kredit untuk menggerakkan sektor riil atau UMKM.

EKONOMI | 24 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS