PTPP Dorong Kerja Sama Infrastruktur Indonesia-Turki

PTPP Dorong Kerja Sama Infrastruktur Indonesia-Turki
PT PP (Persero) Tbk hadiri Bisnis Forum dalam pertemuan bilateral Indonesia-Turki yang dilaksanakan secara virtual pada Selasa (23/6/2020). Novel Arsyad selaku Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk hadir mewakili perusahaan dalam kunjungan tersebut. Pertemuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kerjasama antara Indonesia dan Turki baik pada level government to government (G2G), business to business (B2B), maupun Public Private Partnership (PPP) khususnya dibidang infrastruktur. (Foto: Beritasatu Photo / Dok. PTPP)
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 25 Juni 2020 | 16:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT PP (Persero) Tbk atau PTPP turut berpartisipasi sebagai delegasi dalam pertemuan bilateral Indonesia-Turki yang dilaksanakan secara virtual pada Selasa (23/6/2020).

Baca Juga: PTPP Pastikan Park Hotel Jakarta Siap Beroperasi

Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono dan pemerintah Turki yang diwakili oleh Menteri Perdagangan Rusan Pekcan memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Pertemuan ini, bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Turki baik pada level government to government (G2G), business to business (B2B), maupun public private partnership (PPP) khususnya di bidang infrastruktur.

Menurut Basuki Hadimuljono, pembangunan infrastruktur merupakan prioritas bagi pemerintah Indonesia hingga tahun 2024. Pasalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki visi menggunakan pembangunan infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan produktivitas serta daya saing nasional.

"Kami terbuka bagi keterlibatan pihak asing, baik untuk ikut mengerjakan proyek infrastruktur maupun untuk berinvestasi di bidang infrastruktur,” kata Basuki Hadimuljono seperti dikutip keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (25/6/2020).

Baca Juga: Indonesia-Turki Tingkatkan Kerja Sama Infrastruktur

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Turki menunjukan ketertarikan yang besar untuk memasuki pasar Asia Tenggara khususnya Indonesia. Setelah kunjungan virtual berlangsung, rencananya akan dibuat working group antara negara untuk melanjutkan peluang kerja sama Indonesia-Turki. Kerja sama tersebut meliputi B2B initiatives, finance mechanism, fasilitas akses market dan ketenagakerjaan.

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, menambahkan, pembangunan infrastruktur masih menyediakan banyak peluang investasi yang dapat dikerjasamakan dengan para pengusaha dan negara-negara lain, termasuk Turki.

"Dengan terselenggaranya kunjungan bilateral dan forum bisnis virtual ini diharapkan dapat mendorong peningkatan hubungan bilateral di bidang ekonomi dan perdagangan kedua negara,” tandas Novel Arsyad.

Acara kunjungan virtual Turki tersebut dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal, Ketua Kadin Rosan Perkasa Roeslani, Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Kennedy Simanjuntak, Direktur Utama BUMN Karya, Asosiasi Konsultan Konstruksi dan Arsitektur Turki, Asosiasi Kontraktor Indonesia, Asosiasi Kontraktor Turki, serta sejumlah perwakilan Dewan Kerjasama Ekonomi Indonesia-Turki.



Sumber: BeritaSatu.com