PTPP Perkuat Kelistrikan di Kalteng dan Kalsel

PTPP Perkuat Kelistrikan di Kalteng dan Kalsel
PT PP (Persero) Tbk saat ini tengah menyelesaikan pembangunan proyek PLTMG Bangkanai tahap 2 sebesar 140 MW. (Foto: Beritasatu Photo / Dok. PTPP)
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 26 Juni 2020 | 22:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT PP (Persero) Tbk atau PTPP sebagai salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia, saat ini tengah menyelesaikan pembangunan proyek PLTMG Bangkanai Tahap 2 sebesar 140 MW.

Baca Juga: PTPP Dorong Kerja Sama Infrastruktur Indonesia-Turki

Proyek yang dimiliki oleh PT PLN (Persero) ini, berlokasi di Desa Karendan, Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng). Karendan sendiri merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Barito Utara. Perjalanan menuju Karendan tidaklah mudah dimana harus menempuh waktu sekitar 10 jam hingga 12 jam dari Banjarmasin-Muara Teweh, dan 3 jam hingga 4 jam perjalanan dari Muara Teweh-Karendan.

Dalam melaksanakan proses pembangunan, material bangunan dan konstruksi juga harus didatangkan melalui perjalanan laut dari Jakarta, Surabaya dan Banjarmasin, kemudian menempuh perjalanan darat ke Desa Karendan.

PT PP (Persero) Tbk saat ini tengah menyelesaikan pembangunan proyek PLTMG Bangkanai tahap 2 sebesar 140 MW.

Baca Juga: Pendapatan PLN Turun Akibat Covid-19

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, mengatakan, dalam pembangunan proyek PLTMG ini, perseroan berperan sebagai kontraktor yang akan bertanggung jawab dalam penyelesaian proyek, melalui kerja sama dengan partner konsorsium Wartsila Finland Oy dan Wartsila Indonesia.

"Perseroan optimistis dapat menyelesaikan proyek tersebut pada bulan September tahun ini. Dengan keberhasilan sebagai kontraktor EPC yang telah memiliki berbagai pengalaman dalam mengerjakan proyek-proyek minyak dan gas, perseroan optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang maksimal dan tepat waktu," kata Novel Arsyad dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Jumat (26/6/2020).

Baca Juga: PTPP Bagikan Dividen Tunai Rp 209 Miliar

Proyek yang memiliki nilai kontrak Rp 780 miliar (porsi perseroan) ini menggunakan mesin Duel Fuel Technology, dimana bahan bakar mesin tersebut dapat menggunakan gas ataupun solar. Selain itu, mesin jenis ini memiliki keunggulan lainnya yaitu ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan bahan bakar.

Kedepannya, PLTMG Bangkanai Tahap 2 diperuntukkan untuk memperkuat dan mengalirkan listrik di daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng). "Suplai listrik yang baik dan berkualitas tentunya akan meningkatkan aktivitas warga dan mendukung geliat ekonomi masyarakat," tandas Novel Arsyad.



Sumber: BeritaSatu.com