Laba Kliring Berjangka Indonesia Naik 83%
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Laba Kliring Berjangka Indonesia Naik 83%

Senin, 29 Juni 2020 | 17:24 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro, Thereis Kalla / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) mencatat laba bersih (setelah pajak) sebesar Rp 50,345 miliar pada tahun 2019, atau naik 83% dibandingkan 2018 sebesar Rp 27,529 miliar.

PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam layanan kliring penjaminan dan penyelesaian transaksi di perdagangan berjangka komoditi, pasar fisik komoditas, serta berperan sebagai pusat registrasi resi gudang.

“Pencapaian laba yang didapat KBI tahun 2019 ini kami nilai cukup menggembirakan. Hal ini dikarenakan situasi ekonomi tahun 2019 yang diwarnai dengan agenda politik nasional yaitu pemilu presiden dan pemilu legislatif serta pertumbuhan ekonomi nasional yang boleh dibilang landai. KBI telah melewati tahun 2019 dengan kinerja yang baik, dan mampu mencatatkan capaian laba bersih yang positif,” kata Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), dalam siaran persnya hari ini, Senin (29/6/2020).

Dalam skala nasional, kondisi ekonomi Indonesia tahun 2019 cukup stabil. Stabilitas perekonomian nasional yang positif terlihat dari tingkat inflasi yang mencapai 2,72%, terendah dalam 10 tahun terakhir.

Dari sisi pendapatan, sepanjang tahun 2019 KBI mencatatkan pendapatan sebesar Rp 131 miliar atau sebesar 102,91% dari target anggaran tahunan sebesar Rp 127 miliar atau naik 144,96% dibanding pendapatan tahun 2018. Pendapatan tersebut terdiri dari pendapatan operasional sebesar Rp112 miliar atau 106,91% dari anggaran tahunan, dan pendapatan non-operasional sebesar Rp18 miliar atau sebesar 83,84% dari anggaran tahunan.

Naiknya pendapatan KBI tidak lepas dari kinerja industri Perdagangan Berjangka Komoditi yang mengalami pertumbuhan cukup positif. Hal ini tercermin dari volume transaksi multilateral PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) yang mencapai 1.467.371 lot, melewati target yang telah dicanangkan sebesar 1,1 juta lot. Dari volume transaksi tersebut, kontrak berjangka emas berkontribusi 45% atau setara dengan 660.893 lot. Selain emas, kopi juga menjadi kontributor terbesar volume transaksi dengan porsi 29% atau 430.837 lot, yang diikuti dengan transaksi olein dengan porsi 23% atau sekitar 336.124 lot, dan kakao sebesar 3% atau setara 39.517 lot.

Sepanjang tahun 2019 KBI telah meregistrasi transaksi kontrak berjangka dan derivatif lainnya sebanyak 7,968,762.7 lot, yang terdiri dari produk komoditi primer termasuk Kontrak Berkala Emas (KBE) sebanyak 1,467,371 lot (18,4%), indeks sebanyak 624,114.7 lot (7,83%), currency sebanyak 767,701.7 lot (9,63%), komoditi SPA sebanyak 5.084.240,3 lot (63,80%), kontrak single stock sebanyak 25.190 lot (0,32%). Untuk Kontrak Penyalur Amanat Luar Negeri (PALN) sebanyak 145 lot.

Dengan demikian komposisi produk didominasi oleh kontrak Bilateral-SPA, yaitu produk indeks, produk currency, serta komoditi SPA, kontrak single stock yang secara keseluruhan mencapai 6.501.246,7 lot atau 81,58% dari total kontrak yang diregistrasi (termasuk transaksi kontrak single stock) dan mencapai 6.476.056,7 lot atau 81,27% (tidak termasuk transaksi kontrak single stock).

Dalam posisi sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang, sepanjang tahun 2019 KBI telah telah menatausahakan Resi Gudang sebanyak 444 Resi Gudang dengan total volume sebesar 11.864.352 ton dan nilai transaksi sebesar Rp 113.378.230.050,- . Selain itu, dari Kegiatan Transaksi Pasar Fisik Timah Murni Batangan, sepanjang tahun 2019 KBI telah meregistrasikan dan mengkliringkan transaksi Pasar Fisik Timah Batangan sebesar 27.183,41 ton.

“Kondisi perekonomian global ke depan diperkirakan masih penuh dengan ketidakpastian dan cenderung melambat, apalagi saat ini Indonesia sedang dilanda wabah Covid-19, yang tentu akan memberikan dampak kepada dunia usaha. Namun KBI tetap optimis bahwa sektor perdagangan komoditas berjangka memiliki potensi untuk berkembang sangat baik. Industri perdagangan berjangka komoditi Indonesia pada tahun depan akan tumbuh lebih baik seiring dengan kontrak di bursa yang semakin inovatif dan menarik bagi investor. Sektor ekonomi akan terganggu Covid-19, namun kami masih optimistis kinerja akan tumbuh positif di 2020," kata Fajar.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sandiaga: Pelaku UMKM Harus Fokus Pada Bisnis Utama

Menurut Sandiaga, ada tiga pilar yang harus diterapkan untuk merespon dampak dari pandemi di sektor UMKM.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Sri Mulyani: Penempatan Dana ke Bank Himbara untuk Dorong Sektor Riil

Sri Mulyani memastikan, penempatan dana pemerintah di Bank Himbara untuk mendorong ekonomi sektor riil.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Perkuat Modal, Impack Pratama Tak Bagi Dividen

Perseroan masih bisa melewati kuartal I-2020 dengan kinerja yang cukup baik.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Jokowi Marah, Ini Tanggapan Sri Mulyani

Anggaran penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk sektor kesehatan saat ini baru terserap sebesar 4,68%.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Platform Mandiri Pintar Dorong Pertumbuhan UMKM

Dorong pertumbuhan UMKM, Bank Mandiri luncurkan platform Mandiri Pintar.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Bursa Eropa Melemah, Investor Cermati Perkembangan Covid-19

Indeks Stoxx 600 turun 0,05 persen, DAX Jerman naik 0,39 persen, FTSE Inggris naik 0,12 persen, CAC Prancis turun 0,14 persen, FTSE MIB Italia naik 0,58 persen.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Teknologi Beton Pracetak Percepat Pembangunan Rusun

Kempupera mendorong pemanfaatan teknologi pracetak untuk mempercepat pembangunan rusun.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Bursa Asia Ditutup Melemah

Nikkei 225 Tokyo melemah 2,3 persen. Kospi di Korea Selatan juga tergerus 1,93 persen. Sementara S&P/ASX 200 Australia turun 1,51 persen.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Lapangan Gas Kepodang Siap-siap Operasi Kembali

Pada Juli 2017, PCML selaku operator Wilayah Kerja Muriah menyatakan Lapangan Kepodang dalam kondisi kahar karena cadangan tidak sesuai dengan prediksi.

EKONOMI | 29 Juni 2020

IHSG Ditutup Relatif Datar di 4.901,8

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis 0,05 persen ke kisaran 4.901,82 pada akhir perdagangan hari ini, Senin (29/6/2020).

EKONOMI | 29 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS