KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 3 KA Jarak Jauh Sampai 31 Juli

KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 3 KA Jarak Jauh Sampai 31 Juli
Ilustrasi penumpang kereta api. (Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono)
Thresa Sandra Desfika / EHD Rabu, 1 Juli 2020 | 13:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta hanya mengoperasikan tiga kereta api (KA) jarak jauh hingga 31 Juli 2020.  KA itu adalah KA Serayu relasi Stasiun Pasar Senen - Kiaracondong - Purwokerto sejak 12 Juni 2020. Lalu disusul dua KA jarak jauh lainnya pada 14 Juni 2020, yaitu KA Tegal Ekspres relasi Stasiun Pasar Senen - Tegal dan KA Bengawan relasi Stasiun Pasar Senen – Purwosari.

"Sedangkan perjalanan KA Jarak Jauh lainnya masih dibatalkan hingga 31 Juli 2020 mendatang. Namun, perpanjangan pembatalan sejumlah KA Jarak Jauh keberangkatan dari Daop 1 Jakarta ini masih akan dilakukan evaluasi mengikuti perkembangan di lapangan," ujar Kahumas KAI Daop I Eva Chairunisa dalam keterangannya, Rabu (1/7/2020).

Dia menambahkan, jika terdapat perpanjangan waktu atau kembali beroperasinya KA dalam kondisi new normal, maka akan diinformasikan kembali secara resmi.

Menurut Eva, perjalanan kembali KA reguler ini mengacu pada Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 14 Tahun 2020 Tanggal 8 Juni 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran Covid-19.

Dia menuturkan, pengoperasian kembali KA reguler ini tentunya akan tetap diikuti dengan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang diterapkan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Pada tahap awal, KAI hanya menjual tiket maksimal 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia pada KA.

Tujuannya untuk menjaga jarak antar penumpang selama dalam perjalanan. Hingga kini rata-rata volume penumpang per KA masih di bawah 30%. "Sedangkan, khusus bagi penumpang dengan usia di atas 50 tahun, petugas akan melakukan pengaturan tempat duduk sehingga dalam perjalanan tidak berdekatan dengan penumpang lain," imbuh Eva.

 



Sumber: BeritaSatu.com