Satgas Covid-19 BUMN di Jatim Salurkan Bantuan Rp 34,88 Miliar

Satgas Covid-19 BUMN di Jatim Salurkan Bantuan Rp 34,88 Miliar
Dirut Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi (kanan) menyerahkan bantuan kepada Kepala Pelaksana BPBD Pemprov Jatim Suban Wahyudiono (kiri) disaksikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (tengah) di Gedung Grahadi Surabaya. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Amrozi Amenan / FER Rabu, 1 Juli 2020 | 20:39 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Satgas Tanggap Covid-19 Badan Usaha Milik Negara Jawa Timur (Jatim) selama menjalankan kegiatan percepatan penanganan Covid-19 di Jatim sejak Maret hingga Juni 2020 telah menyalurkan bantuan senilai Rp 34,88 miliar.

Baca Juga: BUMN Ditantang Bangun Infrastruktur Terintegrasi

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi mengatakan, bantuan senilai Rp 34,88 miliar itu berupa obat-obatan senilai Rp 2,68 miliar, alat kesehatan atau alat pelindung diri (APD) senilai Rp 19,86 miliar, sembako senilai Rp 8,52 miliar, dan bantuan lainnya senilai Rp 3,82 miliar.

Dari total bantuan tersebut, lanjut Rahmad, Petrokimia Gresik selaku Koordinator Satgas Tanggap Covid-19 BUMN Jatim telah menyumbang sebesar Rp 24,4 miliar atau 70 persen dan 30 persen sisanya dari BUMN lain.

"Bantuan tersebut disalurkan kepada rumah sakit rujukan, puskesmas melalui pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi dan instansi pemerintah lainnya serta diserahkan juga secara langsung kepada masyarakat di Jatim,” kata Rahmad, di Surabaya, Rabu (1/7/2020).

Baca Juga: Logo Baru Kementerian BUMN, Simbol Era Kemandirian

Lebih lanjut, Rahmad mengungkapkan, seiring dengan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan transisi masa new normal yang diberlakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah, tugas Satgas juga berangsur berkurang. Karena itu, sejumlah posko untuk percepatan penanganan Covid-19 yang dibangun oleh BUMN di tingkat Kabupaten/Kota juga mulai dikurangi.

"Dari 35 posko yang tersebar di seluruh daerah di Jawa Timur, 33 diantaranya resmi ditutup. Sehingga hanya Posko Hotel Pesonna Surabaya dan Posko Command Center Gresik yang masih aktif hingga saat ini," ujar Rahmad.

Adapun 35 posko itu dibangun atas sinergi 19 BUMN yang terlibat dalam Satgas Tanggap Covid-19 BUMN Jatim sebagai tindak lanjut atas arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang menginstruksikan agar seluruh BUMN turut berkontribusi dalam percepatan penanganan Covid-19 di seluruh daerah di Indonesia.

Baca Juga: Erick Minta BUMN Alihkan Proyek Kecil ke UMKM

Sejak awal posko dibangun pada bulan Maret hingga 23 Juni 2020, total kunjungan ke seluruh posko mencapai 17.989 orang. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh posko telah menjalankan fungsinya dengan baik dalam penyampaian informasi penanggulangan dan pencegahan Covid-19, sekaligus dalam pelayanan pemeriksaan kesehatan masyarakat dan penyaluran bantuan.

"Kami menerima banyak laporan masyarakat di sekitar posko, mereka merasa puas dan terbantu dengan kehadiran posko Covid-19 BUMN Jatim," imbuh Rahmad.



Sumber: BeritaSatu.com