Harga Minyak Turun di Bawah US$ 43 karena Kekhawatiran Covid-19

Harga Minyak Turun di Bawah US$ 43 karena Kekhawatiran Covid-19
Ilustrasi eksplorasi minyak lepas pantai. (Foto: AFP)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Sabtu, 4 Juli 2020 | 05:21 WIB

London, Beritasatu.com - Harga minyak mentah dunia turun di bawah US$ 43 per barel pada perdagangan Jumat (3/7/2020) karena meningkatnya kasus virus corona (Covid-19) akan menekan permintaan bahan bakar bisa, meski secara mingguan harga masih naik.

Baca juga: Di Perdagangan Asia Pagi Ini Terkoreksi

Minyak mentah Brent turun 38 sen, atau 0,9 persen menjadi US$ 42,76 per barel pada pukul 12:03 malam. Minyak mentah EDT (1603 GMT), dan AS West Texas Intermediate (WTI) turun 44 sen, atau 1,1 persen menjadi US$ 40,21.

Amerika Serikat (AS) melaporkan lebih 55.000 kasus baru pada Kamis, atau rekor harian global pandemi. Meningkatnya kasus menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja di AS, yang melonjak pada bulan Juni, dapat melemah

"Jika tren ini berlanjut, permintaan minyak di wilayah ini berisiko," kata Louise Dickson dari Rystad Energy.

Perdagangan AS menjadi berkurang karena libur Hari Kemerdekaan.

"Rebound ekonomi AS beresiko hancur oleh lonjakan infeksi," kata Stephen Brennock dari broker minyak PVM.

Kedua patokan minyak naik lebih 2 persen pada Kamis, didukung lapangan pekerjaan Juni AS yang kuat dan penurunan persediaan minyak mentah AS. Secara mingguan, Brent masih naik 4 persen.

Tanda-tanda pemulihan ekonomi, dan penurunan pasokan setelah pemangkasan pasokan oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu, OPEC+. Hal ini membuat Brent naik lebih dua kali lipat dari level terendah 21 tahun di bawah US$ 16 yang tercapai pada April.

Produksi minyak OPEC turun ke level terendah dalam beberapa dekade di bulan Juni dan produksi Rusia turun mendekati target OPEC+.

Sementara JBC Energy dalam sebuah laporan menyebutkan, pengajuan kebangkrutan pionir serpih AS Chesapeake Energy mendukung harga.

Permintaan bensin akan diawasi dengan ketat ketika Amerika Serikat memasuki liburan akhir pekan 4 Juli.



Sumber: Reuters