PT KAI Ajukan Dana Talangan Rp 3,5 Triliun untuk Modal Kerja
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PT KAI Ajukan Dana Talangan Rp 3,5 Triliun untuk Modal Kerja

Rabu, 8 Juli 2020 | 17:56 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengajukan dana talangan pemerintah senilai Rp 3,5 triliun. Dana tersebut akan digunakan sebagai modal kerja hingga akhir tahun ini.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menjelaskan, KAI membutuhkan pendanaan sebesar Rp 3,5 triliun untuk mendanai biaya operasional agar arus kas akhir operasional tetap positif.

"Setelah dilakukan efisiensi operasional terhadap proyeksi arus kas yang telah disesuaikan dengan skenario akibat Covid-19, KAI masih membutuhkan pendanaan sebesar Rp 3,5 triliun untuk menjaga arus kas operasional positif di tahun 2020," kata Didiek dalam rapat dengar pendapat Komisi VI DPR di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Dia melanjutkan, secara rinci dana talangan Rp 3,5 triliun direncanakan untuk biaya perawatan sarana perkeretaapian Rp 680 miliar, perawatan prasarana termasuk bangunan Rp 740 miliar, pemenuhan biaya pegawai Rp 1,25 triliun, biaya bahan bakar Rp 550 miliar, dan pendukung operasional lainnya Rp 280 miliar.

"Ini komponen terbesar untuk biaya pegawai 36 persen, 21 persen untuk perawatan sarana, 19 persen untuk perawatan sarana, biaya bahan bakar 16 persen, dan pendukung operasional lainnya 8 persen," imbuh Didiek.

Dia menerangkan, dana talangan untuk biaya pegawai sebesar Rp 1,25 triliun karena secara grup, KAI mempekerjakan 46.000 pegawai, yakni 30.000 pegawai di induk usaha dan di enam anak usaha sebanyak 16.000 pekerja.

"Kami tidak akan mengambil kebijakan PHK dan pemotongan gaji sehingga kami memerlukan likuiditas sekitar Rp 1,25 triliun untuk membiayai pegawai," ucap Didiek.

Didiek menuturkan, dana talangan ini diharapkan diberikan dalam bentuk instrumen soft loan dengan bunga rendah 2-3 persen dan jatuh tempo di atas tujuh tahun.

Menurut dia, pertimbangan instrumen soft loan lain, antara lain karena jangka waktu pelunasan pokok yang cukup panjang, bisa memberikan KAI waktu untuk dapat kembali pada kapasitas optimalnya; pada tahun 2022 perusahaan memiliki obligasi jatuh tempo sebesar Rp 1 triliun sementara pada tahun 2021 diperkirakan dalam tahap recovery; beban bunga pinjaman untuk pemenuhan modal kerja tahun 2020 dapat membatasi kemampuan pemulihan perusahaan; dan mempertimbangkan kemampuan operasional KAI setelah 2024.

"Strukturnya nanti kami akan mengajukan soft loan kepada Kementerian Keuangan. Dalam hal ini, Kementerian Keuangan menunjuk lembaganya apakah SMI, LPII, atau Penjaminan Indonesia sehingga jumlahnya Rp 3,5 triliun," terang Didiek.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 

KAI

BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kempupera Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Pariwisata

Kempupera merencanakan pembangunan infrastruktur di KSPN dilakukan secara terpadu.

EKONOMI | 8 Juli 2020

Digitalisasi Keuangan Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi

Digitalisasi merupakan salah satu dari empat tantangan yang harus dihadapi perekonomian saat ini.

EKONOMI | 8 Juli 2020

UMKM Terkoneksi Ekosistem Digital Lebih Kuat Hadapi Pandemi

UMKM dengan online channel memiliki kelenturan atau resilient, di mana pendapatannya lebih tinggi dibandingkan UMKM offline.

EKONOMI | 8 Juli 2020

AP I Optimistis Industri Penerbangan Bangkit di Semester II 2020

Selama periode 1-7 Juli 2020, AP I tercatat melayani hingga 227.642 penumpang.

EKONOMI | 8 Juli 2020

Teten Khawatir Separuh UMKM Terancam Gulung Tikar

Menurut Teten, Kementerian Koperasi dan UKM telah siapkan alternatif pembiayaan.

EKONOMI | 8 Juli 2020

Naik Jadi Negara Menengah ke Atas, Bunga Pinjaman RI Lebih Mahal

Dengan kenaikan status tersebut, Indonesia akan dianggap mampu membayar bunga pinjaman dengan rate yang lebih tinggi.

EKONOMI | 8 Juli 2020

Realisasi Stimulus Ekonomi Meningkat, tetapi Masih Rendah

Untuk di bidang kesehatan, realisasinya hingga awal pekan ini mencapai 5,12%, meningkat dibandingkan pekan lalu yang baru 4,68%.

EKONOMI | 8 Juli 2020

IHSG Melaju ke 5.052 Didorong Sektor Keuangan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,3 persen ke kisaran 5.051,92 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (8/7/2020).

EKONOMI | 8 Juli 2020

Tol Padang - Sicincin Ditargetkan Beroperasi Desember 2021

Tol Padang - Cilicin beroperasi Desember 2021.

EKONOMI | 8 Juli 2020

Dalam 2 Hari, Jumlah TKI Tiba Bertambah 1.848 Orang

Semakin banyak TKI kembali ke Tanah Air.

EKONOMI | 8 Juli 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS