Kasus Positif Covid-19 di Bengkulu Terus Merangkak Naik

Kasus Positif Covid-19 di Bengkulu Terus Merangkak Naik
Petugas Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman mengenakan perlengkapan APD lengkap saat memakamkan jenazah pasien COVID-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
Usmin / EHD Sabtu, 11 Juli 2020 | 20:02 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 dii Bengkulu, terus merangkak naik sehingga totalnya tercatat sebanyak 162 orang.

Data dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGPP) Covid-19 Bengkulu, Sabut (11/7) menyebutkan, dari jumlah kasus positif sebanyak 162 orang itu. sebanyak 102 dinyatakan sehat alias sembuh.

Sedangkan pasien yang meninggal duan sebanyak 16 orang atau bertambah 3 orang dalam pekan ini, pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 8 orang dan pasien menjalani isolasi mandiri di rumah sebanyak 36 orang.

Kasus ODP sebanyak 83 orang, PDP sebanyak 36 orang dan pasien PDP meninggal dunia sebanyak 29 orang. Pasien ODP dan PDP tersebut, tersebar di ssjumlah kabupaten dan kota di Bengkulu.

Untuk menekan kasus positif covid-19 di Bengkulu, TGPP setempat akan meningkatkan sosialisasi protokol kesehatan kepada semua elemen masyarakat di daerah ini.

Ada pun protokol kesehatan yang gencar disosialisasikan TGPP Bengkulu kepada masyarakat, antara lain cuci tangan, pakai masker, jaga jarak atau physical distancing dan tidak berkerumun.

Selain itu, TGPP juga gencar melakukan razia masker di tempat-tempat keramaian, seperti mal, tempat wisata dan pasar tradisional. Sebab, tempat ini rawan terjadi penularan virus corona.

“Bagi warga yang tertangkap tangan oleh TGPP akan diberikan sanksi tegas berupa hukuman menyapu dan membuang sampah. Hukuman ini diberikan sebagai pelajaran bagi warga lain yang tidak disiplin memakai masker saat berada di luar rumah," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinkes Bengkulu, Herwan Antoni. Ia mengatakan, untuk menekan kasus covid-19 di Bengkulu, agar tidak meningkat diperlukan kometmen masyarakat menerapkan protokol kesehatan
dalam kehidupan sehari-sehari.

"Tanpa ada kometmen masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas diluar rumah, maka kasus covid-19 sulit melandai," ujarnya.

Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat Bengkulu, untuk mematuhi protokol kesehatan saat berada di luar rumah, salah satunya menggunakan masker dan rajin mencuci tangan pakai sabun untuk memutus rantai penyebaran virus mematikan tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com