Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Modal Kerja untuk Pedagang

Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Modal Kerja untuk Pedagang
Ilustrasi usaha mikro, kecil, dan menengah. (Foto: Antara)
Lenny Tristia Tambun / CAR Rabu, 15 Juli 2020 | 17:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan bantuan modal kerja (BMK) kepada 62 pelaku usaha mikro, kecil, dan menegah (UMKM) di Halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/7/2020). Besaran bantuan yang diberikan tersebut masing-masing sebesar Rp2,4 juta.

“Bapak/Ibu semuanya kita undang ke Istana untuk kita berikan bantuan modal kerja darurat ini. Semuanya sudah terima? Ya semuanya sudah terima, alhamdulillah,” kata Presiden.

Presiden berharap para penerima manfaat menggunakan tambahan modal kerja dengan sebaik-baiknya. Tujuannya agar usaha yang dijalankan dapat kembali membaik pada saat normal kembali. Presiden pun meminta para pelaku UMKM menghitung kembali uang yang diterima.

“Ini tolong Bapak/Ibu sekalian dipakai untuk tambahan modal kerja agar kita semuanya nanti pada saat normal usaha kita sudah bisa terdongkrak dengan baik. Isinya mohon maaf Rp2,4 juta. Rp2,4 juta isinya. Jangan sampai ada yang kurang serupiah pun. Tolong nanti dihitung,” tegas Presiden.

Presiden mengatakan banyak pihak yang terdampak akibat Covid-19 termasuk pelaku UMKM. Kondisi itu berimbas pada pendapatan yang didapat para pedagang menurun drastis.

“Saya tahu kondisi di lapangan seperti apa yang biasanya mungkin sehari bisa berjualan sampai Rp500rb atau Rp800 ribu sekarang mungkin hanya Rp200 ribu, bener? Separuhnya atau sepertiganya bener, Bu ya? Atau sekarang sudah mulai kembali agak baik? Belum. Itu lah memang kondisi yang kita alami,” ujar Presiden.

Kendati demikian, Presiden meminta para pedagang untuk tidak pantang menyerah dan tetap bekerja keras di masa pandemi Covid-19.

“Saya minta kita semuanya tidak patah semangat. Semuanya harus tetap semangat kerja keras agar nanti pada saat kondisi sudah normal, itu semuanya berjalan lebih baik, yang kita harapkan itu,” kata Presiden.



Sumber: BeritaSatu.com