Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Grup E, Spanyol dan Jerman Bisa Gagal Lolos ke 16 Besar

Rabu, 30 November 2022 | 13:01 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS
Timnas Jerman pada Piala Dunia 2022 menjelang laga melawan jepang, Rabu, 24 November 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Spanyol dan Jerman adalah dua raksasa Eropa yang dijagokan bakal lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Qatar. Namun keduanya masih bisa terpeleset dan gagal lolos ke fase knock out.

Skenario terburuk bagi kedua tim yang pernah menjuarai Piala Dunia itu adalah tersingkir bersamaan. Ini bisa terjadi apabila Jepang dan Kosta Rika mampu menang di pertandingan terakhir. Berapa pun skornya.

Penyerang Timnas Jerman Niclas Fullkrug dan gelandang Spanyol Rodri.

Jepang yang dijuluki Blue Samurai dan Kosta Rika dengan Los Ticos, kini sama-sama mengemas nilai 3 dari dua pertandingan. Bila menang di pertandingan terakhir maka nilai mereka 6, mengalahkan Spanyol (4) dan Jerman (1).

Klasemen Sementara Grup E Piala Dunia 2022.

Skenario ini tentu tidak masuk akal bagi sebagain besar penggemar sepak bola dan para pengamat meskipun mungkin saja terjadi.

Spanyol sejak awal sudah ngegas dengan melumat Kosta Rika 7-0. Ditahan imbang 1-1 oleh Jerman di Al Bayt Stadium, Senin (28/11/2022) lalu, tampaknya tak akan menyurutkan tim asuhan Luis Enrique ini untuk menundukkan Jepang.

Sementara Jepang sempat membuat kejutan dengan menggilas Jerman pada penampilan perdana mereka di Grup E. Namun performanya menurun saat bertemu Kosta Rika pada Minggu (27/11/2022). Jepang saat itu kalah tipis 0-1 sehingga gagal menjadi tim yang otomatis lolos fase grup.

Selebrasi para pemain timnas Jepang saat laga melawan Jerman dalam penyisihan Grup E Piala Dunia 2022, Rabu, 23 Oktober 2022.

Pada pertandingan terakhir yang bakal digelar di Khalifa International Stadium, Jumat (2/11/2022) nanti, Samurai Biru akan sangat rawan bila hanya bermain seri melawan Spanyol. Pasalnya, bila Jerman menang lawan Kosta Rika dengan selisih labih dari satu gol maka Der Panzer-lah yang lolos meski Jepang dan Jerman sama-sama mengemas nilai 4.

Apalagi bila Kosta Rika menundukkan Jerman sehingga mendulang nilai 6, maka Jepang yang hanya punya nilai 4, gagal lolos. Karena itu tim asuhan Hajime Moriyasu ini pasti ngotot memburu kemenangan ketimbang seri.

Persoalannya, untuk seri melawan Spanyol saja bukan pekerjaan mudah. Prediksi hasil pertandingan, 69% dimenangkan Spanyol, 19% seri, dan 12% kemenangan bagi Jepang. Mampukah Jepang kembali membuat kejutan?

Bila Spanyol hanya butuh seri saja untuk lolos ke babak 16 besar, tidak demikian dengan Jerman. Hanya mengemas satu poin dari dua laga, Jerman mau tidak mau harus menang di pertandingan terakhir melawan Kosta Rika.

Kiper Timnas Jerman Manuel Neuer (kanan) maju ke kotak penalti Jepang setelah tertinggal 1-2.

Seandainya menang melawan Kosta Rika, tim asuhan Hansi Flick tidak otomatis melenggang. Pasalnya, bila Jepang mampu mengalahkan Spanyol maka urutan satu-dua di Grup E adalah Jepang dengan nilai 6 dan Spanyol dengan nilai 4.

Jerman baru bisa mendampingi Jepang asal selisih gol yang diperolehnya lebih bagus dari Spanyol yang sekarang punya selisih gol 7. Seandainya Spanyol kalah 1-0 dari Jepang maka Jerman bakal lolos bila mampu mengalahkan Kosta Rika dengan selisih minimal 7 gol. Sebuah perjuangan yang tak mudah.

Jerman bakal melenggang apabila Jepang hanya mampu seri melawan Spanyol. Catatannya, Jerman harus menang dengan minimal selisih dua gol dari Kosta Rika karena saat ini Thomas Muller dkk masih defisit 1 gol.

Striker Spanyol Alvaro Morata merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Jerman.

Pada Piala Dunia 2022, penentuan peringkat dalam fase grup tidak sama dengan aturan Piala Eropa atau kompetisi ala UEFA.

Jika dua tim atau lebih memiliki nilai sama maka penentuan peringkat paling atas adalah yang memiliki selisih gol terbanyak. Jika ternyata selisih gol juga sama maka penentuan berikutnya adalah tim mana yang lebih produktif. Jadi tim yang memiliki gol memasukkan lebih banyak yang menempati urutan di atas.

Apabila kedua kriteria tadi masih juga sama maka dipakai head-to-head atau pertemuan menang-kalah antara tim yang memiliki nilai sama tadi. Sementara UEFA menggunakan aturan head-to-head langsung sebagai kriteria pertama ketimbang selisih gol.

Seandainya selisih gol, produktivitas gol hingga head-to-head masih tak bisa menentukan siapa yang menempati posisi lebih tinggi, maka dilakukan sistem fairplay yakni siapa tim yang paling sedikit mendapatkan kartu kuning atau kartu merah.

Dengan aturan FIFA tersebut maka Jepang ada di peringkat kedua klasemen sementara Grup E karena memiliki selisih gol 0, sementara Kosta Rika dengan nilai yang sama ada di peringkat ketiga karena selisih golnya defisit 6.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI