Logo BeritaSatu

Kekalahan Timnas Iran Dirayakan, Suporter Ditembak Mati Aparat

Kamis, 1 Desember 2022 | 13:02 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Seorang pria Iran ditembak mati oleh pasukan keamanan setelah timnas Iran kalah dari AS dan tersingkir dari Piala Dunia 2022, Rabu (30/11/2022) dini hari WIB ketika demonstrasi anti-pemerintah di sebagian besar wilayah Iran. Teriakan bernada protes juga dilontarkan para suporter di dalam maupun luar stadion di Qatar.

Mehran Samak (27) ditembak mati setelah membunyikan klakson mobilnya di Bandar Anzali, sebuah kota di pantai Laut Kaspia, barat laut Teheran, seperti dikutip The Guardian dari aktivis hak asasi manusia.

Advertisement
Kekalahan Timnas Iran Dirayakan, Suporter Ditembak Mati Aparat
Mehran Samak (27).

Samak menjadi sasaran langsung dan ditembak di kepala oleh pasukan keamanan menyusul kekalahan tim nasional melawan Amerika. Pernyataan itu disampaikan kelompok Hak Asasi Manusia Iran (IHR) yang berbasis di Oslo.

Menurut laporan Daily Mail, Samak sedang duduk di mobilnya bersama tunangannya ketika seorang anggota pasukan keamanan Iran mendekati mobil mereka dan menembak kepala penggemar sepak bola itu. Dia dilarikan ke rumah sakit tetapi meninggal dalam waktu satu jam.

Amerika unggul 1-0 atas Iran pada penyisihan Grup B Piala Dunia 2022, di Stadion Al Thumama, Rabu (30/11/2022) dini hari WIB. Gol yang membawa AS memimpin dilesakkan Christian Pulisic pada menit ke-38.

Laga dua negara yang memutuskan hubungan diplomatik lebih dari 40 tahun lalu itu terjadi di antara situasi dalam negeri Iran yang dilanda unjuk rasa di seluruh negeri. Gelombang protes tersebut menyusul tewasnya Mahsa Amini, seorang wanita Kurdi berusia 22 tahun dari Saqqez di Provinsi Kurdistan Iran. Ia meninggal di rumah sakit Teheran, 16 September 2022.

Tiga hari sebelumnya Mahsa Amini ditangkap oleh patroli semacam polisi moralitas negara tersebut karena mengenakan jilbab secara tidak benar. Mahsa Amini ditengarai dipukuli di dalam mobil polisi yang membawanya ke Pusat Penahanan Vozara. Ia mengalami koma kemudian meninggal.

Kabar menyebar cepat melalui media sosial. Massa meminta pertanggungjawaban dari aparat. Protes pun segera menyebar ke kota-kota lain. Saat pemakaman Amini pada 17 September 2022, kerumunan orang berkumpul di Saqqez meneriakkan slogan “Women, Life, Freedom”, yang kemudian diteriakkan di seluruh negeri.

Tindak kekerasan pasukan keamanan Iran, menurut IHR, telah menewaskan sedikitnya 448 orang termasuk 60 anak di bawah usia 18 tahun dan 29 wanita.

Banyak orang Iran menolak untuk mendukung tim nasional mereka. Setelah pertandingan pada Selasa malam waktu setempat, rekaman di media sosial menunjukkan penonton justru bersorak dan menyalakan kembang api. Mereka menganggap Timnas berjuang di Piala Dunia atas nama pengsuasa Iran.

Pusat Hak Asasi Manusia di Iran (CHRI) yang berbasis di New York juga melaporkan bahwa Samak telah dibunuh oleh pasukan keamanan saat merayakan kekalahan Timnas Iran.

CHRI menerbitkan video dari pemakaman Samak di Teheran pada hari Rabu di mana para pelayat terdengar meneriakkan "matilah diktator". Nyanyian yang ditujukan untuk pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, adalah salah satu slogan utama protes.

Pada Selasa malam, jurnalis Iran yang diasingkan, Masih Alinejad, mengunggah video perayaan di Twitter, menulis: “Iran adalah negara di mana orang-orangnya sangat menyukai sepak bola. Sekarang mereka turun ke jalan di kota Sanandaj dan merayakan kekalahan tim sepak bola mereka melawan AS.”

Ia juga mengunggah video kembang api yang ditembakkan di Saqqez, kampung halaman Mahsa Amini.

Warga Iran juga merayakannya di Marivan. Kota ini adalah wilayah berpenduduk Kurdi di Iran barat di mana pada 21 November 2022 pasukan keamanan mengintensifkan tindakan keras yang menewaskan selusin orang selama 24 jam, menembak langsung ke pengunjuk rasa dan menggunakan senjata berat.

Ada juga perayaan di Teheran dan Sanandaj, ibu kota Kurdistan.

Perayaan itu terjadi setelah para penggemar di luar stadion di Doha berusaha menyoroti protes dan tindakan keras pemerintah Iran. “Semua orang harus tahu tentang ini. Kami tidak memiliki suara di Iran,” kata seorang warga Iran yang tinggal di AS, yang hanya menyebut namanya sebagai Sam, kepada Reuters.

Berbicara melalui telepon dari Teheran sesaat sebelum kick-off, Elham, 21, mengatakan dia ingin AS menang karena kemenangan tim nasional, yang dikenal sebagai Tim Melli, akan menjadi hadiah bagi otoritas Iran. “Ini bukan tim nasional saya. Bukan tim Melli, tapi tim Mullah,” ujarnya.

Sementara pada laga Iran melawan AS, diterjunkan pengamanan ekstra, beberapa di atas kuda, berpatroli di luar stadion Al Thumama sebelum pertandingan. Penjaga mengelilingi suporter Iran yang mengibarkan bendera sebelum masuk. Polisi ditempatkan di seluruh stadion bersama penjaga keamanan reguler. Beberapa membawa pentungan.

Di awal babak kedua, sekelompok suporter sempat mengacungkan huruf yang mengeja nama Mahsa Amini untuk mendapat tepuk tangan dari suporter Iran di sekitar mereka. Petugas keamanan mengambil huruf-huruf tersebut tetapi membiarkan para suporter itu tetap di kursi mereka.

Gejolak di dalam negeri sedikit benayak mempengaruhi timnas Iran. Di bawah tekanan untuk secara terbuka mendukung pengunjuk rasa timnas Iran menolak untuk menyanyikan lagu kebangsaan pada pertandingan pertama mereka melawan Inggris, di mana mereka kalah 6-2.

Tapi mereka kemudian menyanyikannya sebelum pertandingan kedua melawan Wales di mana Tim Melli asuhan Carlos Queiroz ini menang 2-0. Saat Iran kalah dari Inggris, ada perayaan juga di Teheran.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Undian Semifinal Copa del Rey: Madrid vs Barcelona, Osasuna vs Bilbao

Hasil undian semifinal Copa del Rey 2022/2023 yang digelar Senin (30/1/2023) malam WIB mempertemukan Real Madrid dengan Barcelona.

BOLA | 31 Januari 2023

Valencia Pecat Pelatih Gennaro Gattuso

Gattuso total sudah memimpin Valencia dalam 22 pertandingan di semua kompetisi dan meraih hsil yang dibilang tidak memuaskan.

BOLA | 31 Januari 2023

Undian Putaran 5 Piala FA: MU vs West Ham, Bristol vs Man City

Satu-satunya pertemuan dua tim Liga Inggris (Premier League) di putaran kelima Piala FA terjadi antara Manchester United dan West Ham United.

BOLA | 31 Januari 2023

Menpora Tak Ingin Arema FC Bubar

Rencana Arema FC untuk membubarkan diri dilatarbelakangi kerusuhan yang terjadi di kantor Arema FC pada Minggu (29/1/2023).

BOLA | 31 Januari 2023

Timnas Indonesia Siapkan Dua Laga Persahabatan FIFA, Siapa Lawannya?

Seluruh pertandingan persahabatan FIFA Match Day Timnas Indonesia diupayakan berlangsung di Indonesia meski terbuka main di luar negeri.

BOLA | 31 Januari 2023

Everton Tunjuk Sean Dyche Jadi Pelatih Baru

Everton telah resmi menunjuk Sean Dyche sebagai pelatih baru dengan kontrak berdurasi dua setengah tahun hingga Juni 2025.

BOLA | 31 Januari 2023

Menpora Dukung Iqbal Gwijangge dan Eriko Sulastiano Berlatih di Hungaria

Menpora Zainudin Amali mendukung dua pesepak bola belia Muhammad Iqbal Gwijangge dan Eriko Sulastiano berlatih di Hungaria.

BOLA | 31 Januari 2023

Gabung Dewa United, Egy Maulana: Semoga Lebih Baik

Egy Maulana Vikri resmi diperkenalkan oleh Dewa United pada Senin (30/1/2023), setelah beberapa hari berada di Indonesia.

BOLA | 30 Januari 2023

Soal Kelanjutan Kompetisi Liga 2, Ini Kata Menpora

Menpora menegaskan sikap pemerintah terhadap pelaksanaan kompetisi di Indonesia hanya membantu memfasilitasi, bukan melakukan intervensi.

BOLA | 30 Januari 2023

Terima Kunjungan Klub dan APPI, Menpora: Liga 2 Belum Bisa Dilanjutkan

Dalam pertemuan Menpora Zainudin Amali dengan perwakilan klub Liga 2 dan APPI, adalah Liga 2 belum dapat dimulai kembali.

BOLA | 30 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Polisi Antar Langsung Surat SP3 Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak, Orang Tua: Aneh

Polisi Antar Langsung Surat SP3 Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak, Orang Tua: Aneh

NEWS | 16 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE