Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Piala Dunia 2022, saat Tim-tim Raksasa Gagal Meraup Nilai Penuh

Minggu, 4 Desember 2022 | 10:45 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS
Bek Kamerun Nouhou Tolo berebut bola dengan pemain sayap Brasil, Antony (kanan) pada penyisihan Grup G Piala Dunia 2022 di Qatar, 2 Desember 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Tak ada satu pun dari 16 tim yang lolos ke babak knock out Piala Dunia 2022 mampu meraup nilai penuh atau sempurna di fase grup. Bahkan, catatan tim favorit seperti Prancis, Brasil, Spanyol, maupun Argentina tercoreng oleh kekalahan.

Sebanyak 32 tim peserta Piala Dunia Qatar ini dibagi dalam delapan grup. Masing-masing grup terdiri dari empat tim sehingga setiap tim harus melawan tiga tim lainnya di masing-masing grup.

Nilai penuh atau sempurna didapat bila sebuah tim mampu menang dalam tiga pertandingan mereka sehingga nilainya sempurna, 9.

Neymar (kanan) memeluk rekannya Gabriel Jesus setelah Brasil kalah dari Kamerun 0-1 di Grup G Piala Dunia Qatar, 2 Desember 2022.

Tim unggulan yang diperkirakan lolos babak penyisihan grup, sepeti Jerman, Belgia, Uruguay, maupun Denmark, harus menelan pil pahit. Tim-tim bertabur bintang itu tak mampu bersaing melawan tim lain di grup masing-masing. Alhasil Manuel Neuer, Kevin de Bruyne, Luis Suarez, atau Christian Eriksen harus angkat koper lebih awal.

Suarez, misalnya, tak hanya menangis. Ia pun berang karena timnya punya nilai sama dengan Korsel namun tersingkir karena kalah produktivitas gol.

Itu tadi cerita tim yang tiak lolos ke fase knock out. Sedangkan untuk 16 tim yang lolos, yakni urutan kesatu dan kedua klasemen grup, ternyata tidak ada satu pun yang punya nilai sempurna.

Salah satu kejutan besar pada Piala Dunia Qatar ini adalah kekalahan Argentina dari Arab Saudi.

Lionel Messi ketika Argentina kalah dari Arab Saudi.

Tak terkalahkan dalam 36 laga sejak Juli 2019, Lionel Messi dkk tersungkur 1-2 justru oleh salah satu wakil Asia, Arab Saudi, yang tidak diunggulkan. The Green Falcons, julukan Timnas Arab Saudi, pada akhirnya gagal lolos. Namun kemenangannya atas Albiceleste akan dikenang sepanjang masa.

Kalah di laga perdana Grup C, Argentina berhasil lolos ke babak 16 besar setelah pada dua laga berikutnya memetik kemenangan, yakni atas Polandia (2-0) dan Meksiko (2-0). Tim asuhan Lionel Scaloni ini akhirnya menempati puncak klasemen grup. Namun nilainya hanya 6.

Brasil, negara yang paling banyak menjuarai Piala Dunia, juga hanya mampu meraup nilai 6 di puncak Grup G. Nilai itu diperoleh dari kemenangan atas Swiss (1-0) dan Serbia (2-0). Raksasa sepak bola Amerika Latin ini takluk oleh Kamerun 0-1 pada laga terakhir.

Kamerun gagal lolos ke babak 16 besar namun pulang dengan kepala tegak karena mengukir sejarah. Sesuai julukannya, Lions Indomptables atau Singa Gigih, Kamerun yang berada di peringkat 43 FIFA mampu mengalahkan Selecao yang berada di peringkat satu dunia. Gol striker Kamerun Vincent Aboubakar di menit-menit akhir babak kedua di Stadion Lusail, Sabtu (3/12/2022) dini hari WIB menjadi catatan sejarah.

Selebrasi striker Kamerun Vincent Aboubakar setelah mencetak gol ke gawang Brasil 2 Desember 2022.

Seperti Brasil dan Argentina, juara bertahan Prancis juga memuncaki Grup D namun hanya mengantongi nilai 6.

Tim yang mampu menggagalkan Kylian Mbappe dkk adalah Tunisia. Setelah melumat Australia 4-1 dan meredam Tim Dinamit Denmark 2-1, anak asuh Didier Deschamps dipecundangi wakil Afrika ini dengan gol semata wayang gelandang kelahiran Prancis, Wahbi Khazri.

Portugal sebagai juara Grup H maupun Jepang juara Grup E juga dua kali menang dan sekali kalah sehingga hanya meraup nilai 6.

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo dkk menang atas Ghana (3-2) dan Uruguay (2-0) namun secara mengejutkan kalah dari Korsel, 1-2.

Sementara Jepang di luar dugaan memimpin Grup E. Padahal di grup ini dihuni Spanyol, Jerman dan Kosta Rika. Tim Samurai Biru mengandaskan Der Panzer dan La Furia Roja masing-masing dengan 2-1, namun kalah dari Kosta Rika 0-1.

Sementara juara Grup A, B, dan F memiliki nilai lebih bagus yakni 7 atau dua kali menang dan sekali seri. Tiga tim jura grup itu adalah Belanda, Inggris, dan Maroko. Ketiganya adalah tim yang tak terkalahkan dalam fase grup.

Juara Grup A, Belanda, bermain seri 1-1 melawan Ekuador dan menang atas tuan rumah Qatar (2-0) serta atas Amerika (3-1).

Juara Grup B, Inggris, mampu menenggelamkan Timnas Iran 6-2, hanya bermain seri 0-0 melawan Amerika dan mengalahkan Wales 3-0.

Maroko mengejutkan dengan menjuarai Grup F. Tim yang mengandalkan gelandang sayap klub Chelsea, Hakim Ziyech ini mampu menundukkan Belgia 2-0 dan Kanada 2-1 serta menahan imbang Kroasia 0-0.

Ketiadaan tim yang meraup angka penuh ini berbeda dengan Piala Dunia 2018 di Rusia. Tim-tim seperti Uruguay, Belgia, dan Kroasia mampu meraup nilai sempurna, 9. Hal ini minimal menunjukkan kekuatan sepak bola negara-negara non unggulan makin dapat bersaing dan tidak bisa dilihat sebelah mata.

Berikut delapan laga yang mempertemukan ke-16 tim beserta jadwal pertandingan. Tim-tim non-unggulan tetap harus menjadi perhatian seperti Senegal, Jepang, Maroko, maupun Korsel.
- Belanda vs Amerika, Sabtu (3/12/2022) pukul 22.00 WIB
- Argentina vs Australia, Minggu (4/12/2022) pukul 02.00 WIB
- Prancis vs Polandia, Minggu (4/12/2022) pukul 22.00 WIB
- Inggris vs Senegal, Senin (5/12/2022) pukul 02.00 WIB
- Jepang vs Kroasia, Senin (5/12/2022) pukul 22.00 WIB
- Brasil vs Korsel, Selasa (6/12/2022) pukul 02.00 WIB
- Maroko vs Spanyol, Selasa (6/12/2022) pukul 22.00 WIB
- Portugal vs Swiss, Rabu (7/12/2022) pukul 02.00 WIB



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI