Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Hentikan Mbappe, Inggris Akan Gunakan Taktik Chelsea Matikan Messi

Kamis, 8 Desember 2022 | 23:22 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS
Kylian Mbappe.

Jakarta, Beritasatu.com - Timnas Inggris sedang menyusun rencana induk taktis untuk menghentikan Kylian Mbappe. Bagaimana pun, Manajer The Three Lions, Gareth Southgate dan staf pelatihnya memberikan perhatian khusus kepada superstar Prancis ini.

Kubu Inggris menempatkan ancaman penyerang sayap Prancis itu di posisi yang sama dengan bintang Argentina Lionel Messi.

Kylian Mbappe.

Mbappe maupun Messi kini sama-sama membela klub Prancis, Paris Saint-German. Messi yang menjadi tulang punggung Timnas Argentina baru mengemas tiga gol di Piala Dunia 2022 ini sedangkan Mbappe sudah 5 gol.

Inggris pun mencari cara untuk menghentikan Mbappe hingga diputuskan sebuah ramuan unik, yakni mengadopsi cara Chelsea menghentikan Messi pada 2012.

Kok bisa sampai mundur ke satu dasawarsa lalu?

Lionel Messi.

Ternyata taktik meredam Mbappe ini berkaitan erat dengan keberadaan Steve Holland yang adalah asisten Gareth Southgate di Piala Dunia 2022.

Sebelas tahun lalu, tepatnya Juni 2011, Steve Holland adalah asisten pelatih tim inti Chelsea. Manajer The Blues masih baru, yakni Andre Villas-Boas. Namun manajer kelahiran Portugal ini hanya bertahan delapan bulan di Stamford Bridge.

Saat Villas-Boas dipecat pada 4 Maret 2012 dan Roberto Di Matteo ditunjuk sebagai manajer sementara, Steve Holland masih mengisi posisi asisten manajer.

Gareth Southgate dan Steve Holland.

Posisi tersebut membuat Steve Holland punya peran menyusun strategi menghentikan Lionel Messi pada 2012 ketika Chelsea harus bertemu Barcelona pada semifinal Piala Champions.

Barcelona ketika itu ditukangi Pep Guardiola. Selain Messi pemain penting Barca antara lain gelandang serang Xavi Hernandez dan Andres Iniesta, gelandang bertahan Sergio Busquets dan Javier Mascherano. Ada juga Gerard Pique, Dani Alves, dan Puyol di barisan belakang.

Di Matteo dan Steve Holland mampu membawa Chelsea pada kemenangan 1-0 di Stamford Bridge dan menahan seri 2-2 di Nou Camp. Dengan agregat 3-2, Chelsea melenggang ke final hingga mengangkat trofi Liga Champions.

Steve Holland mengakui, Inggris sedang mencari cara berbeda untuk menghentikan Mbappe, ancaman terbesar di perempat final, Minggu (11/12/2022) dini hari nanti.

Independent melansir bahwa Steve Holland dan Gareth Southgate telah mempersiapkan taktik anti-Mbappe selama dua tahun!

Mereka yakin solusi terbaik untuk menghadapi Mbappe adalah menempatkan pemain yang sama berbahayanya di depannya untuk mengeksploitasi keterbatasan pertahanannya.

Dari pengalaman semifinal Liga Champions 2012, Holland berpendapat bahwa ada beberapa pemain di planet ini yang perlu mendapat perhatian khusus.

“Messi adalah salah satunya dan saat ini mungkin masih mendapatkan perhatian khusus. Saran saya, Anda harus memasukkan Mbappe ke dalam kategori semacam itu. Jangan sampai kita berada dalam situasi di mana dia sama menghancurkannya seperti yang kita semua lihat selama ini. Kita harus mencoba menemukan cara untuk menghindari situasi itu,” katanya.

Holland juga menegaskan bahwa Inggris harus mendapatkan keseimbangan yang tepat antara mencoba menghentikan Mbappe tetapi juga menciptakan ancaman dan mengeksploitasi ruang yang ditinggalkannya saat maju.

“Saya ingat pernah berbicara dengan Jose Mourinho tentang hal itu dulu sekali ketika ia menangani Real Madrid melawan Barcelona, dan ia memiliki Cristiano Ronaldo (yang dapat memberi ancaman kepada lawan),” katanya menyinggung taktik.

Kylian Mbappe dan Olivier Giroud.

Tantangannya saat itu adalah Messi. Dilema menghadapi pemain Argentina itu bisa meniadakan keunggulan Cristiano Ronaldo.

Holland menggambarkan bahwa seorang bek kanan Barcelona seperti Dani Alves, waktu itu, mampu ikut maju ke depan membantu serangan. Dalam kondisi seperti itu maka dibutuhkan pemain untuk menghentikannya. Maourinho memainkan Ronaldo melawannya secara langsung, satu lawan satu, karena Alves sangat bagus saat menyerang tetapi tentu tidak pertahanannya tidak sama bagus sebagai konsekuensinya.

“Tim Anda tidak bisa menebar ancaman apa pun kepada lawan karena Anda hanya (fokus) menghentikan seseorang,” katanya.

Holland menambahkan, sebuah tim harus berurusan dengan kekuatan lawan tetapi juga harus mencoba mengeksploitasi kelemahan dari kekuatan mereka.

“Kami juga harus fokus pada kekuatan kami sendiri karena kami memiliki pemain bagus. Kami memiliki pemain yang kemungkinan besar akan menyebabkan masalah bagi Prancis seperti halnya Mbappe untuk kami. Kita harus menemukan keseimbangan itu,” katanya seperti dikutip Mirror.

Bek Denmark Andreas Christensen mengadang laju Mbappe.

Steve Holland menyebut Jude Bellingham sebagai pemain yang bakal jadi andalan.

Holland memuji gelandang klub Borussia Dortmund tersebut sebagai pemain yang telah pergi ke dimensi yang berbeda. “Dia unik," kata Holland.

Holland mengaku beruntung selama delapan tahun di Chelsea ia melihat bagaimana seorang pemain termasuk kategori benar-benar top. Seorang pemain masuk kategori top ditunjang oleh fisik dan teknik. Sebagai contoh Messi dengan teknik khusus yang membuatnya istimewa.

Namun, kata Holland, yang paling penting selain fisik dan teknik adalah mentalitas, kepercayaan diri, dorongan, ambisi setiap hari untuk mendorong dan menjadi kompetitif.

"Ada beberapa di Chelsea saya rasa (ambisi) selalu ada setiap saat dalam latihan. (Ashley) Cole, (Frank) Lampard, (Didier) Drogba, (John) Terry," katanya.

Ia menambahkan ada pemain yang mungkin super berbakat secara teknis meskipun pada level tinggi tetapi ketika aspek mentalnya tidak mendukung maka akan membawa mereka ke level kinerja yang berbeda.

Jude Bellingham, menurut Holland, memiliki atribut fisik, teknik, dan mental itu. "Telah terjadi evolusi secara fisik selama 12 bulan terakhir. Kami menonton setiap pertandingan yang ia mainkan, baik secara langsung atau dengan menonton rekamannya. Kami mengenalnya dengan sangat baik, dan pasti ada evolusi secara fisik karena dia masih berkembang. Itu telah membawanya ke dimensi atau level lain," puji Holland.

Inilah salah satu pemain kunci yang akan membuat Inggris mampu menekan Prancis. Para jurnalis di Qatar juga sudah mewawancarai Kyle Walker, bek kanan Inggris yang kemungkinan besar akan repot mengawal Mbappe.

Salah satu tanggapan netizen dari berita mengenai taktik dan komentar Steve Holland adalah sebuah sindiran halus, “Chelsea (ketika itu) belum punya Messi dan Inggris belum punya Mbappe. Inggris punya (Harry) Maguire. Yang perlu dilakukan Prancis adalah berada di belakang garis tengah.”



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI