Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti, Argentina Jumpa Kroasia di Semifinal

Sabtu, 10 Desember 2022 | 04:43 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS
Pemain Argentina, Lionel Messi (kanan), Julia Alvarez (kedua kanan) dan Nahuel Molina merayakan gol ke gawang Belanda.

Lusail, Beritasatu.com - Argentina melaju ke semifinal Piala Dunia 2022 setelah menyingkirkan Belanda, lewat adu penalti dengan skor 4-3 di Stadion Lusail, Sabtu (10/12/2022) dini hari WIB. Adu penalti harus digelar setelah dalam pertandingan 90 menit dan babak tambahan skor imbang 2-2.

Argentina memimpin 2-0 lebih dulu melalui gol yang dicetak Nehuel Molina dan penalti Lionel Messi. Sementara gol balasan Belanda dicetak diborong Wout Weghorst pada menit ke 83 dan 90+11. Tak ada gol dalam babak tambahan dan pertandingan harus diselesaikan dengan adu penalti.

Kiper Argentina, Emiliano Martinez, menjadi pahlawan dengan menggagalkan dua penalti Belanda yang dieksekusi Virgil van Dijk dan Steven Berghuis.

Pada babak adu penalti Belanda menghasilkan gol melalui Teun Koopmeiners, Wout Weghorst, dan Luuk de Jong. Sementara penendang pertama dan kedua yakni Virgil van Dijk dan Steven Berghuis gagal karena diblok kiper kiper Emiliano Martinez.

Sementara para algojo Argentina yang menghasilkan gol adalah Lionel Messi, Leandro Paredes, Gonzalo Montiel, dan penedang terakhir Lautaro Martinez. Sementara hanya satu pemain yang gagal yakni Enzo Fernandez.

Pemenang akan bertemu Kroasia di semifinal. Kroasia melaju ke semifinal setelah menundukkan Brasil lewat adu penalti.

Dalam partai perempat final ini, Belanda mengandalkan lini depan kepada Memphis Depay sementara Argentina bertumpu kepada Lionel Messi.

Pelatih Belanda, Louis van Gaal mengusung formasi 3-4-1-2. Dia menduetkan Memphis Depay dan Steven Bergwijn di lini depan. Dua pemain ini ditopang penyerang lubang Cody Gakpo.

Sementara di kubu Argentina, pelatih Lionel Scaloni tetap menumpukan serangan kepada Lionel Messi. Pemain PSG ini diduetkan dengan Julián Álvarez dalam formasi 5-3-2.

Di semifinal, pemenang partai ini akan bertemu Kroasia yang secara mengejutkan menundukkan juara lima kali, Brasil, lewat adu penalti dengan skor, 4-2.

Menit ke-22, Lionel Messi melepaskan tendangan dari luar kotak penalti Belanda. Namun sepakannya melebar.

Belanda juga membuat aksi serupa melalui Steven Bergwijn dua menit kemudian. Namun tembakan penyerang Ajax itu juga tak menemui sasaran.

Argentina pertama kali melancarkan tendangan tepat ke arah gawang melalui aksi Rodrigo de Paul. Menerima umpan dari Alexis Mac Allister, De Paul kemudian melepaskan tembakan ke arah gawang yang bisa ditangkap dengan baik oleh kiper.

Argentina mengakhiri kebuntuan melalui gol dicetak Nehuel Molina pada menit ke-35. Gol berawal dari aksi individu Lionel Messi merangsek pertahanan Belanda.

Dia kemudian menyodorkan bola kepada Nehuel Molina yang sudah berada di kotak penalti. Setelah sebentar mengontrol bola, Molina kemudian berhasil melesakkan ke gawang meski bertabrakan dengan kiper Andries Noppert.

Gerakan pemain Belanda yang terlalu terkonsentrasi kepada Messi, menjadi faktor De Oranje kebobolan. Dia kemudian dengan jeli memberikan bola kepada Molina yang sudah siap mendobrak.

Beberapa saat kemudian, Lionel Messi kembali menekan Belanda melalui tembakan tepat ke gawang. Namun upaya striker PSG ini gagal menghasilkan gol karena bola diamankan kiper. Skor 1-0 untuk keunggulan Argentina bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Van gaal memasukkan Teun Koopmeiners dan Steven Berghuis yang masing-masing menggantikan gelandang Marten de Roon dan sriker Steven Bergwijn.

Belanda berusaha menyamakan kedudukan dengan mengambil inisiatif menyerang. Namun Argentina juga tetap berusaha menekan lawannya untuk menambah keunggulan.

Lionel messi nyaris menambah keunggulan timnya pada menit ke-63 lewat tendangan bebas dari luar kotak penalti. Tembakannya berhasil melewati pagar pemain Belanda namun tak menemui sasaran karena melayang tipis di atas mistar.

Argentina menambah keunggulan melalui Lionel Messi dari titik penalti pada menit ke-73. Penalti diberikan wasit setelah Marcos Acuna yang tengah menyerang dari sisi kanan pertahanan Belanda dijatuhkan Denzel Dumfries di kotak penalti.

Lionel Messi yang menjadi eksekutor mengarahkan bola ke kanan sementara kiper Andries Noppert tak bereaksi dan memutuskan tidak bergerak menjangkau bola. Argentina memimpin 2-0 berkat gol penalti Messi ini.

Gol mempertipis ketinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-83. Gol dicetak Wout Weghorst. Gol berawal dari sodoran Steven Berghuis dan diselesaikan dengan baik oleh Wout Weghorst.

Sempat terjadi kericuhan setelah Nathan Ake diganjal Leandro Paredes. Wasit menentukan waktu tambahan 10 menit. Dan Belanda menyamakan kedudukan melalui Wout Weghorst pada menit ke-90+11 waktu injury time.

Gol berawal dari tendangan bebas yang didapat Belanda di depan gawang Argentina. Teun Koopmeiners dengan cerdik tidak menyepak bola dengan keras namun memberikan umpan mendatar kepada Wout Weghorst. Striker Besiktas itu kemudian menyambut boa sodoran dan menaklukkan kiper Emiliano Martinez.

Saat babak tambahan Lautaro Martínez mendapat peluang membawa Argentina unggul setelah mendapat umpan dari sisi kanan yang dikirim Enzo Fernandez. Namun tendangan striker Inter Milan itu mengenai tubuh Virgil van Dijk. Gawang Belanda pun selamat.

Lautaro Martinez kembali mengancam gawang Belanda pada menit ke-119. Namun tendangannya berhasil ditepis kiper Andries Noppert. Menit ke-121, Enzo Fernandez membuat jantung pendukung Belanda berdegub kencang karena mengenai mistar.

Dalam adu penalti Argentina akhirya mengemas kemenangan dengan skor 4-3.

Susunan pemain:

Belanda (3-4-1-2): 23 Andries Noppert; 2 Jurrien Maduro, 4 Virgil van Dijk, 5 Nathan Ake, 22 Denzel Dumfries; 15 Marten de Roon (20 Teun Koopmeiners 45), 21 Frenkie de Jong, 17 Daley Blind (9 Luuk de Jong 64); 8 Cody Gakpo (12 Noa Lang 113); 10 Memphis Depay (19 Wout Weghorst 78), 7 Steven Bergwijn (11 Steven Berghuis 45).

Argentina (5-3-2): 23 Emiliano Martinez; 26 Nahuel Molina (4 Gonzalo Montiel 105), 13 Cristian Romero (3 Nicolás Tagliafico 78), 19 Nicolás Otamendi, 25 Lisandro Martínez (11 Ángel Di María 112), 8 Marcos Acuna (6 Germán Pezzella 78); 7 Rodrigo de Paul (5 Leandro Paredes 66), 24 Enzo Fernandez, 20 Alexis Mac Allister; 9 Julián Álvarez (22 Lautaro Martínez 82), 10 Lionel Messi



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Sportinglife


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI