Ini Alasan Indra Sjafri Tak Bawa Todd Ferre ke Vietnam

Ini Alasan Indra Sjafri Tak Bawa Todd Ferre ke Vietnam
Pemain Timnas U-23, Firza Andika (kiri) dan Todd Rivaldo Ferre. ( Foto: ANTARA FOTO / Hafidz Mubarak A )
/ JAS Senin, 25 Maret 2019 | 17:37 WIB

Hanoi, Beritasatu.com - Pelatih tim nasional U-23 Indonesia Indra Sjafri mengatakan, pihaknya sengaja tidak membawa pemain sayap Todd Rivaldo Ferre ke Hanoi, Vietnam untuk mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020 karena yang bersangkutan mengalami cedera lutut.

"Itu semua untuk kebaikan Todd," ujar Indra kepada pewarta di Hanoi, Vietnam, Senin (25/3/2019).

Todd, menurut pelatih asal Sumatera Barat itu, menderita cedera yang cukup serius di lututnya sekitar seminggu sebelum penentuan tim yang berangkat ke Vietnam.

Setelah menjalani pemeriksaan mendalam, tim dokter timnas yang dipimpin Syarief Alwi memutuskan untuk tidak memberikan rekomendasi keberangkatan Todd ke Vietnam.

"Todd itu pemain penting di taktik saya. Saya kehilangan dia khususnya saat kami buntu di babak kedua. Namun, saya tidak bisa memaksakan kehendak pribadi. Dia masih muda dan kami harus mempertimbangkan itu," tutur Indra.

Terkait cedera Todd, Syarief Alwi mengatakan bahwa lutut kiri pemain kelahiran Papua, Jayapura, itu mengalami ketegangan (strain) dan memiliki cairan usai berbenturan dengan rekannya dalam sesi pertandingan internal pada Sabtu, 9 Maret 2019 di Jakarta. Kondisi tersebut, lanjut dokter yang kerap disapa Papi itu, butuh waktu penyembuhan selama dua sampai tiga minggu.

"Pelatih Indra Sjafri tidak mau mengambil risiko. Pemain yang berangkat ke Vietnam harus fit 100 persen," tutur dia.

Kalau dipaksakan, ada kekhawatiran dari tim medis timnas bahwa Todd bisa mengalami hal yang tidak diinginkan seperti putusnya ligamen ACL. Jika demikian, pengobatan harus dilakukan dengan operasi dan penyembuhannya bisa memakan waktu sekitar enam bulan.

Todd Rivaldo Ferre sendiri sudah menjadi bagian dari pasukan Indra Sjafri sejak dari timnas U-19 dan pemain berusia 20 tahun itu turut membantu timnas meraih gelar juara Piala AFF U-22 tahun 2019.

Indonesia sendiri sudah dipastikan tidak lolos kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020. Dalam dua pertandingan awal babak kualifikasi di Grup K, Indonesia mengalami dua kekalahan. Pertandingan terakhir melawan Brunei pada Selasa (26/3/2019) sudah tak berpengaruh lagi.



Sumber: ANTARA