Inter Taklukkan Frosinone, Ini Kata Spalletti

Inter Taklukkan Frosinone, Ini Kata Spalletti
Pelatih Inter, Luciano Spalletti. ( Foto: AFP PHOTO )
Jaja Suteja / JAS Senin, 15 April 2019 | 08:09 WIB

Frosinone, Beritasatu.com – Pelatih Inter, Luciano Spalletti, menegaskan pertandingan melawan Frosinone merupakan peringatan kepada timnya untuk tidak segera merasa aman dan nyaman.

Radja Nainggolan membawa Inter unggul 1-0 pada menit ke-19. Pada menit ke-37, Ivan Perisic membuat Inter menambah keunggulan melalui gol dari titik penalti.

Inter sempat dibuat terkejut karena tiba-tiba Frosinone mampu mencetak gol melalui aksi Francesco Cassata pada menit ke-61. Beruntung Inter tak lantas terlena. Mereka mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-1 setelah Matias Vecino menjebol gawang tuan rumah pada menit ke-90.

“Kami melihat momen saat kami merasa aman dan nyaman. Kami mengalami kemunduran permainan. Kami harus tetap waspada sepanjang pertandingan,” kata Spalletti kepada Sky Sport Italia.

“Ini terjadi pada semua tim tetapi mungkin Inter lebih sering. Jika Anda berpikir semua sudah di tangan dan bukannya menyelesaikannya, Anda jadi lalai dan lemah,” kata Spalletti.

“Frosinone tampil tanpa beban jadi target mereka cuma tampil mengesankan dan meraih hasil maksimal dalam fase kompetisi yang menentukan ini. Kekalahan tak akan membuat banyak perbedaan bagi mereka,” imbuh Spalletti.

Frosinone kini masih terpuruk di urutan ke-19 dan tengah berupaya terhindar dari degradasi. Sementara Inter kini kokoh di posisi ketiga dengan koleksi 60 poin, unggul lima poin atas penghuni urutan keempat, Milan.

“Hal yang membuat laga ini menjadi ujian yang sangat sulit bagi kami karena Frosinone bisa bermain dengan pikiran bersih tanpa tekanan,” papar Spalletti.

Inter tampil sangat dominan selama lebih dari satu jam dalam laga di Stadion Stirpe ini. Radja Nainggolan mencetak gol setelah memanfaatkan umpan dalam 20 detik.

“Ini semua tergantung pada bagaimana Anda melewatinya dan mempersiapkan diri. Jika bek Anda mengoper bola di lapangan tengah, Anda hanya perlu berlari beberapa meter ke depan dan mendapat ruang untuk mencetak gol,” imbuhnya.

“Ini semua tentang bagaimana Anda menguasai permainan dan menggunakan penguasan bola dan bukannya membuat lawan bisa memprediksi gerakan Anda,” katanya.

Pemain yang sebelumnya bermasalah dengan klub, Mauro Icardi, kembali diturunkan. Pemain asal Argentina ini bermain sejak awal hingga laga usai.

“Icardi bermain bagus dengan bermain tidak terlalu ke dalam kali ini. Ada beberapa area bebas di sepertiga akhir lapangan dan dia mengundang pemain lain ikut menyerang,” papar Spalletti.

Keuntungan besar bagi kami adalah karena memiliki barisan belakang yang sangat solid. Tidak meninggalkan celah dan tidak mengambil risiko yang tak perlu,” ungkap Spalletti.

Spalletti juga memuji Nainggolan yang mencetak gol pertama. “Nainggolan berlari dengan baik dan dia menggunakan keunggulan fisiknya untuk menguasai bola. Meski umpannya tak terlalu bersih dia berhasil memanfaatkannya. Inilah Nainggolan yang sebenarnya,” papar Spalletti.



Sumber: Football Italia