Ajax Ingin Ciptakan Malam Bersejarah di Turin

Ajax Ingin Ciptakan Malam Bersejarah di Turin
Pelatih Ajax Erik ten Hag. ( Foto: AFP )
Zumrotul Muslimin / ZTM Selasa, 16 April 2019 | 20:38 WIB

Turin, Beritasatu.com - Ajax Amsterdam akan bertandang ke Turin melawan Juventus untuk melakoni leg kedua perempat final Liga Champions.

Di leg pertama yang digelar di Amsterdam, kedua tim bermain seri 1-1. Kemenangan atau imbang lebih dari satu gol akan membuat pasukan muda Ajax lolos ke semifinal.

Pelatih Ajax Erik ten Hag mengakui Juve lebih difavoritkan. Namun demikian yakin Ajax mampu tampil luar biasa dan menunjukkan ketajaman mereka di depan gawang, seperti saat melawan Real Madrid.

"Bertahan di kompetisi Eropa setelah fase penyisihan grup dan kemudian mengalahkan Madrid adalah hal yang luar biasa. Namun kami ingin pertandingan besok menjadi tak terlupakan," ujar Ten Hag.

Ten Hag mengakui kalau Juve berbeda dengan Madrid. Pelatih asal Belanda ini juga sudah menyiapkan taktik berbeda. Sebab Si Nyonya Tua sangat bagus dalam bertahan.

"Juventus berbeda dengan Madrid, kami sudah membahas itu sebelum leg pertama dimulai, karena mereka punya gaya sepak bola berbeda. Pekan lalu, kami mengendalikan permainan, tetapi tidak mampu mencetak lebih dari satu gol," tambah Ten Hag.

"Saya perkirakan (Pelatih Juve) Massimiliano Allegri melakukan beberapa perubahan dan bertahan lebih dalam, tetapi kami harus melakukan lebih baik dan melampaui batas kami," ungkap Ten Hag.

Terkait Cristiano Ronaldo, Ten Hag menyebut tidak akan melakukan penjagaan khusus. Ronaldo berhasil mencetak gol saat bermain di Amsterdam. Sejauh ini Ronaldo adalah terbanyak di Liga Champions.

"Kami tidak akan menempatkan pemain untuk menempel Cristiano Ronaldo, itu adalah sesuatu yang tidak pernah kami lakukan," kata pelatih asal Belanda itu.



Sumber: ANTARA