Pemilik Suara Desak Satgas Antimafia Bola "Tidak Pandang Bulu"

Pemilik Suara Desak Satgas Antimafia Bola
Presiden Persijap Jepara Esti Puji Lestari. ( Foto: istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Jumat, 10 Mei 2019 | 15:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Bila kemarin supporter, kini giliran pemilik suara yang mendesak Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri segera memeriksa jajaran Komite Eksekutif Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Iwan Budianto, dan juga Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria.

Permintaan ini disuarakan Presiden Persijap Jepara Esti Puji Lestari.

“Kalau Satgas memang mau bersih-bersih PSSI, sudah menjadi konsekuensi logis untuk memeriksa semua jajaran komite eksekutif yang diduga terlibat match fixing. Satgas tidak boleh pandang bulu, sesuai azas kesetaraan di muka hukum,” ujar Esti Puji Lestari, salah satu voter atau pemilik hak suara PSSI, di Jakarta, Jumat (10/5/2019).

Esti berpendapat, setelah memeriksa seluruh jajaran Komite Eksekutif PSSI, Satgas harus melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah mereka kemudian menjadi tersangka atau tidak.

Desakan serupa juga disuarakan klub Persipura Jayapura. Asisten Manajer Persipura, Bento Madubun, mendukung langkah Satgas Antimafia Bola untuk bersih-bersih PSSI. Ketika Satgas sudah bertindak, kini giliran PSSI yang harus bergerak, yakni dengan mempercepat Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih Ketua Umum PSSI yang baru.

"Kami ingin sepakbola kami bersih. Hal paling utama adalah apa yang sudah dilakukan Satgas harus ditindaklanjuti. Caranya bagaimana? Apa yang menurut Satgas tidak beres di dalam, mari kita bersihkan," ujarnya.

Bento menilai, ada yang sedang berusaha melanggengkan kekuasaan di PSSI, dan itu bisa menyinggung Satgas Antimafia Bola. ”Jangan karena kekuasaan lalu PSSI korbankan yang lain. Jangan sampai aparat tersinggung," pintanya.

Menurut Satgas Antimafia Bola, sebanyak 13 dari 15 anggota Komite Eksekutif PSSI diduga terlibat pengaturan skor pertandingan. Dua nama yang sudah menjalani pemeriksaan sebagai saksi yakni Sekjen PSSI Ratu Tisha dan juga PLT Ketua Umum PSSI Iwan Budianto yang juga menjabat anggota Komite Eksekutif. 



Sumber: BeritaSatu.com