Spurs vs Everton: Tutup Musim dengan Ideal

Spurs vs Everton: Tutup Musim dengan Ideal
Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino bersama para pemain bersorak gembira usai memastikan ke final Liga Champions. ( Foto: AFP )
Zumrotul Muslimin / WIN Minggu, 12 Mei 2019 | 15:58 WIB

London, Beritasatu.com - Euforia tengah dirasakan Tottenham Hotspur usai lolos mengejutkan ke final Liga Champions. Mereka melakukan comeback luar biasa di Johan Cruyff Arena dan menyingkirkan Ajax Amsterdam.

Spurs akan melanjutkan tren positif itu di liga dengan mengunci posisi 4 besar dan lolos ke Liga Champions musim depan. Selisih tiga poin dan unggul 8 gol begitu mustahil untuk dikejar Arsenal yang ada di peringkat lima.

Namun akan sangat ideal apabila The Lilywhites menutup musim ini dengan memberi kemenangan kepada pendukungnya yang memadati Tottenham Stadium saat menjamu Everton pada Minggu (12/5/2019) pukul 21.00 WIB.

Bahkan kemenangan bisa menbuat pasukan Mauricio Pochettino finis posisi tiga. Itu bisa terjadi jika pada saat yang bersamaan Chelsea hanya bermain imbang atau kalah. Sebab saat ini Spurs hanya terpaut satu poin dengan The Blues.

Meski bermain di kandang, Spurs tetap harus mewaspadai Everton. Dalam 4 laga terakhir di Liga Inggris, Spurs hanya mampu meraih sekali kemenangan. Bahkan Lucas Moura dan kawan-kawan pernah kalah di kandang saat meladeni West Ham United.

Di sisi lain, peluang Everton untuk berlaga di Liga Europa musim depan sudah tak mungkin. Jarak empat poin yang mereka miliki dengan Wolves yang ada di posisi tujuh tak memungkinkan lagi untuk dikejar.

Sama seperti Spurs, Everton juga ingin menutup musim ini dengan kemenangan. Para pemain akan memberikan yang terbaik supaya tetap dipakai di musim depan. Kemenangan juga akan membuat catatan mereka makin baik.

The Toffees tidak pernah merasakan kekalahan dalam tiga laga terakhir. Hebatnya lagi gawang mereka tidak bisa dibobol lawan dalam tiga laga itu. Pasukan Marco Silva hanya sekali merasakan kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhir mereka.

Namun catatan apik itu tak terlihat sama sekali saat mereka bertemu dengan Spurs. Everton kalah empat dalam enam kali pertemuan dengan Heung-Min Son dan kawan-kawan. Dua laga lainnya berakhir dengan imbang.

Salah satu nama yang patut diwaspadai barisan belakang Everton adalah Moura. Pemain asal Brasil itu u kemuntkinan kembali diandalkan di lini depan Tottenham. Moura menjadi pahlawan Spurs lolos ke final Liga Champions dengan memborong tiga gol ke gawang Ajax.

Moura kemungkinan akan bahu-membahu bersama Erik Lamela dan Christian Eriksen untuk memberikan sokongan kepada Fernando Llorente. Dalam pertandingan ini, Spurs tak bisa menurunkan Son karena mendapat kartu merah pada laga sebelumnya.

Sebaliknya tuan rumah patut mewaspadai The Walcott. Sebagai pemain yang sempat 12 tahun membela Arsenal, laga melawan Tottenham tentu menjadi laga yang dinantikan Walcott. Meski sudah jarang ditempatkan sebagai juru gedor utama, Walcott masih cukup tajam dengan mencetak lima gol serta dua assist.

Selain Walcott, Everton juga punya Gylfi Sigurdsson. Mantan pemain Swansea ini tidak kalah tajam dari Walcott yang berposisi sebagai penyerang. Sigurdsson telah mencetak 13 gol di Liga Inggris. Ia juga punya kontribusi berupa lima assist.

Lalu siapa yang akan keluar sebagai pemenang? Bermain di kandang dan kondisi mental bagus usai melaju ke final Liga Champions rasa-rasanya Spurs pantas untuk diunggulkan. Apalagi melihat pertemua kedua tim, Spurs mutlak pemilik pertandingan nanti. Namun tren menanjak yang tengah dialami Everton akan membuat laga nanti berjalan tidak mudah.

Perkiraan susunan pemain:

Tottenham: Lloris, Trippier, Alderweireld, Dier, Davies, Sissoko, Wanyama, Eriksen, Lamela, Moura, Llotente.

Everton: Pickford, Coleman, Keane, Zouma, Digne, Schneiderlin, Gueye, Sigurdsson, Bernard, Walcott.



Sumber: Sportsmole