Sejak Diakuisisi Fenway, Valuasi Liverpool Naik 5 Kali Lipat

Sejak Diakuisisi Fenway, Valuasi Liverpool Naik 5 Kali Lipat
Selebrasi pemain Liverpool menjuarai Liga Champions 208/19. ( Foto: ANTONIN THUILLIER / AFP )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Kamis, 6 Juni 2019 | 18:21 WIB

Liverpool, Beritasatu.com - Tidak hanya menyabet gelar juara Eropa, Liverpool juga menjadi tim pertama yang meraup lebih dari 250 juta pounds dari (Rp 4,5 triliun) dari hak siar dalam semusim. Valuasi Liverpool sudah naik hampir lima kali lipat bahkan sebelum kapten Jordan Henderson mengangkat trofi Champions.

Liverpool diakuisisi oleh pebisnis AS John Henry, pemiliki Fenway Sports Group yang juga memiliki klub baseball Boston Red Sox, hanya sebesar US$ 500 juta pada tahun 2010. Awal tahun ini, valuasi Liverpool naik menjadi US$ 2,4 miliar.

Menurut analis Swiss Ramble, pendapatan total Liverpool semakin mengejar Real Madrid dan Barcelona, juga Manchester United. Pendapatan hak siar Liverpool musim 2018/2019 mencapai 251 juta pounds, disusul oleh Tottenham 235,2 juta pounds lalu Manchester City dan Manchester United menyusul di belakang Tottenham.

Pendapatan hak siar terus meningkat setiap tahunnya. Liverpool dan Real Madrid memecahkan rekor hak siar sebesar 222,6 juta pounds pada musim 2017/2018, menurut Deloitte LLP.

Tahun lalu, Liverpool berada di urutan ketujuh klub dengan pendapatan terbesar menurut Deloitte Football Money League, di bawah Real Madrid dan Barcelona yang memiliki pendapatan sebesar 750,9 juta euro dan 690,4 juta euro. Manchester United (3) meraup pendapatan 666 juta euro, Bayern Muenchen (4) 629,2 juta euro, Man City (5) 568,4 juta euro, dan PSG (6) 541,7 juta euro.

"Liverpool kemungkinan besar akan menjadi lima besar tahun ini. Pendapatan hak siar diperkirakan naik 8 persen untuk tiga tahun ke depan," kata partner Deloitte, Dan Jones.

Hadiah juara Liga Champions hanya sebesar 4 juta euro, tetapi menurut Jones, gelar juara meningkatkan data tawar dan valuasi klub di hadapan sponsor.



Sumber: Bloomberg