Persela Ingin Akhiri Paceklik Kemenangan Lawan Persija

Persela Ingin Akhiri Paceklik Kemenangan Lawan Persija
Para pemain Persela Lamongan melakukan selebrasi usai timnya mengalahkan Arema FC dalam turnamen pramusim Piala Presiden Grup E di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu, 9 Maret 2019. ( Foto: ANTARA FOTO / Ari Bowo Sucipto )
/ CAH Jumat, 21 Juni 2019 | 20:10 WIB

Lamongan, Beritasatu.com - Persela Lamongan, Jawa Timur ingin mengakhiri paceklik kemenangan saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Surajaya, Kabupaten Lamongan, Sabtu (22/6/2019). Kemenangan menjadi target yang tidak bisa ditawar Persela.

"Ada dua faktor mengapa kami ingin mengakhiri paceklik kemenangan, yakni besok kami bermain di kandang dan sampai minggu ke tiga ini belum mendapat kemenangan, hal itu membuat kami termotivasi menang di laga besok," kata Pelatih Persela, Aji Santoso di Lamongan, Jumat (21/6/2019).

Pelatih asal Kepanjen Malang ini mengaku telah memberi rangsangan kepada pemainnya untuk semangat menatap laga lawan Persija, dengan tampil percaya diri.

"Saya sudah sampaikan kepada pemain harus semangat melawan Persija serta untuk tetap percaya diri," kata Aji, saat memberikan keterangan persnya.

Terkait kondisi Persija yang dalam beberapa laga terakhir prestasinya menurun, Aji mengaku tidak pernah mengambil keuntungan.

"Saya tidak pernah menilai itu keuntungan, sebab keadaan Persija saat ini berbeda, lawan akan fight," katanya.

Sementara itu Pelatih Persija, Julio Banuelos mengatakan persiapan timnya untuk menghadapi Persela Lamongan cukup baik. Dia merasa persiapan selama dua minggu sudah cukup bagus untuk bisa mendapatkan hasil baik pula. Mantan Asisten Luis Milla itu mengaku, timnya tidak ingin menyerah di Lamongan, meski posisinya kini berada di papan bawah klasemen sementara Liga I.

"Kami tidak ingin menyerah, karena sama-sama berada di papan bawah, dan kami sudah siapkan untuk pertandingan besok," tuturnya dalam konferensi pers.

Julio tidak ingin melihat kondisi Persija sebelumnya, dan optimistis mampu mengembalikan kondisi tim dalam posisi yang bagus, tujuannya untuk mengembalikan kepercayaan diri pada pemain, manajemen dan suporter.

"Yang lalu biar berlalu, target kami mengembalikan kepercayaan diri pada pemain, manajemen dan suporter dan besok kami akan tampil baik dengan pulang membawa poin," tuturnya.

Motivasi yang dilakukan kepada pemainnya adalah membuktikan Persija sebagai juara bertahan dan memiliki motivasi tinggi untuk dimaksimalkan.

"Kami yakin besok maksimal, dan tetap optimistis bisa mengambil nilai di Lamongan dengan membuka halaman baru, karena pemain sudah siap," tuturnya.



Sumber: ANTARA