Messi: Brasil Diatur Juara karena Bagian dari Korupsi

Messi: Brasil Diatur Juara karena Bagian dari Korupsi
Lionel Messi (kiri) bersama rekan-rekannya memprotes keputusan wasit saat laga semifinal melawan Brasil, Selasa, 3 Juli 2019. ( Foto: AFP PHOTO )
Zumrotul Muslimin / ZTM Minggu, 7 Juli 2019 | 17:13 WIB

Rio de Jenairo, Beritasatu.com - Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, diusir keluar lapangan saat laga melawan Chile dalam perebutan tempat ketiga Copa America di Arena Corinthians.

Kartu merah diterima Messi setelah ia terlibat cekcok dibumbui aksi saling dorong dengan kapten Chile, Gary Medel pada menit 37. Sama seperti Messi, Medel pun diusir keluar lapangan.

Namun masalah tak berhenti sampai disitu. Messi menumpahkan kekesalannya saat melewati mixed zone. Dia menuding kartu merahnya buntut kritiknya terhadap Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL).

"Saya pikir kartu merah itu terjadi karena apa yang saya katakan. Tentu ada risiko untuk mengatakannya, namun Anda harus bisa jujur," ungkap Leo Messi.

"Medel memang selalu meletup-letup, tapi bahkan yang dilakukannya tak pantas mendapatkan kartu merah. Wasit seharusnya berkonsultasi lebih jauh dengan VAR," lanjut Messi.

Bintang Barcelona itu tak hanya melontarkan kritik terhadap kepemimpinan wasit sepanjang turnamen Copa America 2019.  Messi menyebut aroma korupsi sangat terasa di ajang ini.

"Perilaku korup dan kepemimpinan wasit mengganggu kesempatan penonton menikmati sepak bola dan mereka merusaknya," kata Messi.

Lebih jauh Messi mengatakan prilaku korup itu membuat CONMEBOL banyak dikuasai wakil dari Brasil. Melihat hal itu, Messi yakin 100 persen, Brasil akan keluar sebagai juara Copa America 2019. Apalagi kepemimpinan wasit berat sebelah.

"Brasil adalah tuan rumah dan mereka belakangan banyak mengelola CONMEBOL, itu membuat keadaan menjadi rumit. Saya pikir tidak ada keraguan bahwa Brasil akan jadi juara," kata Messi.



Sumber: Metro