PSG Tolak Tawaran Senilai 190 Juta Euro dari Barcelona

PSG Tolak Tawaran Senilai 190 Juta Euro dari Barcelona
Neymar dan Kylian Mbappe. ( Foto: AFP )
Alexander Madji / AMA Rabu, 21 Agustus 2019 | 11:44 WIB

Paris, Beritasatu.com - Paris Saint-Germain (PSG) menolak tawaran senilai 190 juta euro dari Barcelona untuk memulangkan Neymar da Silva Jr ke Camp Nou sebagai pemain pinjaman pada jendela transfer musim panas 2019. Klub kaya raya Prancis itu malah meminta 250 juta euro ke Barcelona bila ingin memulangkan mantan pemain Santos tersebut.

Meski demikian, menurut Marca.com, kedua klub itu akan terus bernegosiasi dalam beberapa hari ke depan hingga jendela transfer ditutup 2 September nanti.

Barca sebenarnya sudah menyodorkan harga 190 juta euro untuk memulangkan Neymar. Skemanya, 40 juta euro langsung dibayar di depan untuk meminjamkan Neymar selama dua musim sebelum menambah 150 juta euro saat mengikatnya secara permanen. Namun, tawaran ini ditolak PSG. Akibatnya, kata sebuah sumber ESPN, negosiasi kedua belah pihak untuk sementara menemui jalan buntu.

Sumber yang sama menyebutkan, PSG akan berpikir ulang bila Barcelona mau membayar 170 juta euro untuk meminjamkan Neymar selama dua musim. Hanya saja Direktur Olahraga PSG, Leonardo menegaskan bahwa mereka mencoba mendapatkan banyak dana segar dari penjualan Neymar dengan target minimal 200 juta euro.

Dengan harga yang sangat mahal ini, PSG yakin Barcelona bakal tidak mampu menggelontorkan dana sebesar itu untuk memulangkan Neymar. Opsi yang mungkin ditempuh Barcelona adalah membayarnya per musim sebagai pemain pinjaman. Sayang, opsi ini tidak ideal bagi PSG.

Dari sudut Barcelona, kehadiran Neymar menjadi semakin mendesak. Pasalnya, mereka sudah meminjamkan Philippe Coutinho ke Bayern Muenchen. Situasi ini diperumit karena salah satu pemain muda mereka, Ousmane Dembele, mengalami cedera hamstring selama lima pekan. Sementara, Luis Suarez dan Lionel Messi juga mengalami cedera. Barcelona pun menghadapi krisis lini depan. Kehadiran Neymar diharapkan bisa menambal lini depan yang bolong.



Sumber: Suara Pembaruan