Arsenal Bermain dengan Rasa Takut di Kandang Watford

Arsenal Bermain dengan Rasa Takut di Kandang Watford
Gelandang Everton, Idrissa Guaye (kiri) terlibat duel dengan pemain Arsenal, Granit Xhaka dalam pertandingan Minggu, 23 September 2018. ( Foto: AFP PHOTO )
Zumrotul Muslimin / ZTM Senin, 16 September 2019 | 14:35 WIB

London, Beritasatu.com - Kapten Arsenal Granit Xhaka membuat pengakuan mengejutkan kalau timnya bermain dengan rasa takut melawan Watford di Vicarage Road yang berakhir dengan skor 2-2.

Meriam London membuag keunggulan dua gol di babak pertama lewat gol yang dicetak Pierre-Emerick Aubameyang. Namun babak kedua adalah cerita yang sama sekali berbeda karena tuan rumah begitu mendominasi pertandingan.

Tom Cleverley dan Roberto Pereyra akhirnya mencetak gol untuk menyamakan kedudukan dan memberikan satu poin untuk Quique Sanchez Flores pada pertandingan pertamanya sebagai manajer Watford.

The Hornets memiliki peluang fantastis untuk memenangkan pertandingan ini. Menurut statistik, Watford membuat 31 tembakan, di mana 10 di antaranya memenuhi sasaran. Watford juga menguasai 52 persen penguasaan bola.

"Tentu saja kami sangat kecewa. Kami punya babak pertama yang bagus dan kemudian pergi ke ruang semuanya baik-baik saja. Namun kami bermain sangat buruk di babak kedua dan kami mendapatkan apa yang sepantasnya kami dapatkan," kata Xhaka.

"Dari detik pertama di babak kedua hingga terakhir, kami tidak memainkan permainan kami lagi, kami takut. Kami tahu mereka akan menyerang dan mendorong kami lebih dari pada babak pertama," tambah Xhaka.

Hasil imbang itu membuat Arsenal tercecer di posisi ketujuh klasemen sementara dengan delapan poin.



Sumber: Metro