5 Oktober, Madura United Jamu Persib di Bangkalan

5 Oktober, Madura United Jamu Persib di Bangkalan
Dua pemain Persib Bandung Achmad Jufriyanto (kiri) dan Rene Mihelic (kanan) menghadang laju pesepak bola Madura United Greg Nwokolo (tengah) saat pertandingan Sepak Bola Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu, 23 Juni 2019. ( Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/ )
/ CAH Selasa, 1 Oktober 2019 | 20:05 WIB

Bangkalan, Beritasatu.com - Madura United FC akan menjamu Persib Bandung pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia putaran kedua yang akan digelar 5 Oktober 2019 di Stadion Gelora Bangkalan.

"Khusus laga melawan Persib Bandung ini, akan kami gelar di Bangkala. Panitia pelaksana pertandingan telah berkoordinasi dengan petugas keamanan di Bangkalan," kata Manajer Madura United FC Haruna Soemitro di Bangkalan, Selasa (1/10/2019).

Haruna lebih lanjut menjelaskan, untuk laga melawan Persib Bandung ini, pihak panitia pelaksaan pertandingan akan menyiapkan sebanyak 5 persen tiket kepada suporter tim tamu.

Hal itu, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, yakni tim tuan rumah harus menyediakan tiket 5 persen dari kapasitas stadion kepada tim tamu.

"Sebab, regulasi pembatasan jumlah maksimal suporter tim tamu kan memang diatur kuotanya. Kami alokasikan sesuai regulasi untuk suporter tim tamu, yakni sebanyak 5 persen dari kapasitas stadion," kata Haruna.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Moh Alwi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian tentang pengamanan pertandingan antara Madura United FC dengan Persib Bandung yang akan digelar 5 Oktober 2019 itu.

"Kami juga berkoordinasi dengan Polda Jatim, karena ada kemungkinan pada laga kali ini akan meminta bantuan pasukan dari Polda Jatim," kata Alwi.

Selain Persib, laga uji coba antara Madura United dengan Persebaya Surabaya dalam waktu dekat ini, juga akan digelar di Bangkalan.

Uji coba Persebaya dengan Madura United FC ini digelar untuk mengetahui kemampuan tim Persebaya, setelah manajemen klub sepakbola itu, mengganti pelatih.



Sumber: ANTARA