Menpora Baru Siap Benahi Sepakbola

Menpora Baru Siap Benahi Sepakbola
Politisi Partai Golkar Zainudin Amali, memasuki Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Hendro D Situmorang / JAS Rabu, 23 Oktober 2019 | 22:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang baru saja dilantik, Zainudin Amali mengaku siap membenahi persepakbolaan Indonesia seperti perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Begitu juga dengan cabang olahraga (cabor) lain dan multievent SEA Games 2019 meski dirinya tergolong orang baru di dunia olahraga. Untuk itu, ia akan bergerak cepat dengan melakukan koordinasi terlebih dahulu.

“Saya akan koordinasi di internal dulu, seperti apa yang ada kemudian tentu dengan stakeholder dan koordinasi induk cabang olahraga (PP/PB) untuk mendengar berbagai masukan demi kemajuan olahraga. Tidak bisa pemerintah memutuskan sendiri apa maunya. Kita harus dengarkan stakeholder maunya seperti apa, baru kemudian kita rumuskan bersama-sama,” katanya di Gedung Kempora, Senayan Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Politisi Golkar itu mengaku optimistis persepakbolaan Indonesia akan membaik jika dilakukan bersama-sama. Mulai dari pembibitan pesepakbola sejak usia dini sampai kemungkinan naturalisasi. Semua hal dan unsur berkaitan.

Zainudin sendiri memiliki beban berat karena Presiden Jokowi menaruh harapan besar kepadanya untuk memperbaiki tata kelola olahraga yang sudah ada di Kempora, terutama percepatan pembenahan sepakbola nasional sekaligus meningkatkan prestasi olahraga. Tak hanya itu, bidang kepemudaan juga menjadi perhatian.

“Pak Presiden (Joko Widodo) menugaskan ke saya agar tata kelola yang ada saat ini di Kempora segera dibenahi. Beliau menaruh harapan kepada Kempora untuk meningkatkan prestasi olahraga. Tentu tugas saya mempertahankan, dan meningkatkan prestasi. Presiden Jokowi berpesan khusus agar saya membenahi persepakbolaan nasional menuju arah yang lebih baik,” ujar Menpora baru itu.

Untuk memulai tugasnya, Menpora akan segera berdiskusi dengan pejabat terkait di Kempora. Ia pun akan mulai diskusi internal yang dilakukan besok Kamis (24/10/2019). Ia ingin tahu apa yang ada di dalam regulasi seperti apa. Lalu kemudian akan menentukan langkah yang akan dilakukan ke depan.

"Yang baik diteruskan, yang kurang nanti sama-sama kita perbaiki. Kita akan start, melihat ke depan tanpa harus menyalahkan. Untuk sepakbola Bapak Presiden berpesan betul agar dapat membentuk timnas yang membanggakan bangsa yang akan kita cari hingga dapatnya dari seluruh pelosok di Tanah Air," tambahnya.

"Yang paling penting pemerintah akan mendengarkan stakeholder, aspirasi apa yang ada di mereka sebagai ujung tombak pembinaan olahraga nasional, apa-apa yang dikeluhkan akan segera kita carikan jalan keluar tidak lagi mencari siapa yang salah, siapa yang benar," ungkap dia.

"Besok insyaallah kita akan rapat internal, regulasi-regulasi, tata kelola dan kebijakan atau apa yang ada akan kita lihat. Kita lanjutkan apa yang masih on the track, apa yang masih kurang akan kita benahi," ujar dia.

Terkait dengan pesan presiden tersebut, Zainudin menilai sebagai suatu hal yang wajar. Presiden Jokowi sangat memberi perhatian dengan sepakbola Indonesia karena memiliki 260 juta penduduk.

“Saya akan diskusi nanti, beliau berbicara secara umum, dan menaruh perhatian yang besar. Masa banyak penduduk kita, nggak bisa menghasilkan timnas yang bagus. Tentunya kita ingin sepakbola kita berprestasi baik di level Asia, bahkan internasional,” tutup Menpora Zainudin. 



Sumber: Suara Pembaruan