Bulan Depan FIFA Periksa 10 Stadion untuk Piala Dunia U-20

Bulan Depan FIFA Periksa 10 Stadion untuk Piala Dunia U-20
Sekjen PSSI, Ratu Tisha (Kedua dari kanan) berfoto dengan pihak Unilever dalam peluncuran kerjasama antara PSSI dengan brand Clear. (Foto: Suara Pembaruan/Hendro Situmorang)
Hendro D Situmorang / AMA Rabu, 30 Oktober 2019 | 11:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaksana tugas Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Iwan Budianto menyatakan, pertengahan bulan depan perwakilan Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) akan meninjau kesiapan 10 stadion yang ditawarkan PSSI untuk menggelar Piala Dunia U-20 pada 2021.

“Rencananya, FIFA akan datang lagi pada pertengahan November nanti untuk inspeksi kedua. Sebelumnya, kita kan sudah melakukan inspeksi fisik terhadap stadion dan lapangan latihan yang sesuai dengan standar FIFA. Setelah inspeksi kedua nanti kita bisa bicarakan lagi soal kesiapan stadion, daripada kita sekarang berspekulasi,” kata Iwan di Jakarta Selasa (29/10/2019) seusai melaporkan situasi terkini kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

Dari 10 stadion yang ditawarkan Indonesia, FIFA akan memilih enam stadion yang dinyatakan akan menggelar ajang sepakbola junior terakbar di dunia tersebut. Karena itu, kata dia, PSSI menunggu hasil inspeksi FIFA lalu melakukan pembenahan terhadap stadion yang dipilih.

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menambahkan, setelah resmi menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, PSSI akan membentuk tim khusus dalam waktu dekat.

“Akan ada dua tim terpisah yang akan dibentuk khususnya antara PSSI dan pemerintah. Khususnya untuk area renovasi dan percepatan-percepatan di area government guarantee yang telah ditandatangani. Nantinya kepanitiaan akan berada di bawah PSSI langsung tetapi akan memiliki dewan pengarah atau pelindung langsung dari pemerintah Indonesia. Kepanitiaan itu akan disusun bersama oleh PSSI dan Kempora dan tentunya Menpora sebagai leader dan jajaran terkait,” kata Tisha.

Lebih jauh ia menjelaskan, pelaksanaan Piala Dunia U-20 akan berada di bawah PSSI dan bakal dibantu oleh beberapa negara Asia yang memberikan komitmen untuk mendukung penuh akan kesuksesan turnamen ini.

“Tahun 2021 menjadi salah satu rangkaian penting untuk kegiatan olahraga di Asia. Apalagi pada 2022, Qatar akan menjadi tuan rumah Piala Dunia dan ini mendapat asistensi langsung dari FIFA dan AFC, serta negara-negara Asia lainnya,” ujar Tisha.

Karena itu, PSSI berterima kasih dan mengapresiasi sinergi serta dukungan pemerintah, sehingga Indonesia bisa terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021. Tanpa dukungan pemerintah, hal ini sulit diwujudkan. Sehubungan dengan itu, sinergi PSSI dengan pemerintah dan lembaga terkait harus terus diperkuat untuk mempersiapkan pelaksanaan Piala Dunia 2021 tersebut.

Adapun Kempora, kata Sesmenpora Gatot Dewa Broto, siap membantu PSSI karena ini merupakan pekerjaan bersama antara PSSI dengan pemerintah. Presiden Jokowi pun memberikan perhatian yang luar biasa pada kegiatan ini.

“Terkait arahan regulasi, kemudian hak dan kewajiban, semisalnya renovasi stadion, pajak, tenaga kerja asing, dan lain sebagainya, itu kan urusan pemerintah dan pemerintah diminta untuk membantu PSSI. Kamis besok kami diundang oleh kepala badan kebijakan fiskal karena Menteri Keuangan salah satu yang menandatangani goverment guaranteed, kami harus cepat bergerak. Bayangkan Keppresnya belum keluar, Inpresnya belum keluar tapi Kementerian Keuangan cepat sekali bergeraknya,” tutup Gatot.

 



Sumber: Suara Pembaruan