Iwan Bule Ketua PSSI, Polri Ingin Mafia Bola Lenyap

Iwan Bule Ketua PSSI, Polri Ingin Mafia Bola Lenyap
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule. ( Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan )
Farouk Arnaz / WBP Senin, 4 November 2019 | 16:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com— Polri mengatakan terpilihnya Komjen M Iriawan sebagai ketua umum PSSI akan berdampak pada penegakan hukum di dunia sepak bola. Hal ini dikatakan Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyusul terpilihnya Sestama Lemhanas itu dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada Sabtu (2/11/2019) kemarin.

“Kita berharap di bawah kepemimpinan beliau, PSSI dapat lebih berprestasi di kancah persebakbolaan internasional dan memberangus mafia bola di Indonesia,” kata Dedi Prasetyo di Mabes Polri Jakarta, Senin (4/11/2019).

Iwan Bule Janji Komitmen Tuntaskan Tugas di PSSI

Untuk menduduki jabatan ketua umum induk olahraga, kata Dedi, melalui mekanisme pendaftaran. Ada seleksi dan pencalonan sesuai ketentuan atau peraturan yang berlaku secara internal oleh panitia organisasi tersebut.

“Setiap WNI memiliki hak yang equal sesuai persyaratan kompetensi dan proses pemilihan yang demokratis, transparan serta indepeden,” imbuh Dedi Prasetyo.

Menang Telak, Iwan Bule Sah sebagai Ketua Umum PSSI

Mochamad Iriawan atau Iwan Bule resmi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2019-2023 sesuai hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Pemilihan di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (2/11/2019). Mantan Kapolda Metro Jaya itu unggul mutlak saat penghitungan suara. Perwira tinggi di kepolisian itu mengalahkan dua calon ketua umum lainnya, Rahim Soekasah dan Arif Putra Wicaksono. Iwan Bule meraih 82 suara dari total 85 suara voters, sementara Rahim dan Arif tidak mendapat suara. Adapun tiga suara lainnya abstain saat berlangsungnya pemungutan suara. Sementara satu suara lagi tidak ikut memilih alias walk out yakni perwakilan Persis Solo.



Sumber: BeritaSatu.com