Dulu Disanjung-sanjung, Kini McTominay Bikin Mourinho Menderita

Dulu Disanjung-sanjung, Kini McTominay Bikin Mourinho Menderita
Selebrasi Scott McTominay (Manchester United). (Foto: dok)
Zumrotul Muslimin / ZTM Kamis, 5 Desember 2019 | 21:51 WIB

Manchester, Beritasatu.com - Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho memberi pujian setinggi langit kepada gelandang muda Manchester United, Scott McTominay. Pemain berusia 22 tahun itu dinilai tampil dominan.

Bermain selama 90 menit lawan Spurs di Old Trafford, McTominay cukup cakap dalam mengatur keseimbangan permainan Setan Merah. Hasilnya, United memetik kemenangan dengan skor 2-1.

Dua laga sebelumnya McTominay absen karena terbelit cedera. Ketidakhadiran pemain asal Skotlandia itu membuat Setan Merah menderita. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer hanya mampu meraih hasil imbang.

"Mereka punya semangat lebih tinggi ketimbang kami. Anda bisa melihat contohnya, performa McTominay, keseluruhan permainannya, dia dominan, dia bermain dominan," ujar Mourinho usai pertandingan.

Sebenarnya Mourinho sudah mewanti-wanti anak asuhnya untuk tidak menyepelekan McTominay. Pasalnya pelatih asal Portugal ini sudah halap betul dengan kemampuan McTominay saat dirinya menukangi MU.

"Saya memberitahu mereka soal Old Trafford, saya beri tahu mereka soal beberapa pemain mereka. Contohnya, McTominay dengan caranya dalam menunjukkan agresivitas pada awal permainan," tambahnya.

Saat menjadi manajer United, Mourinho juga beberapa kali memberi sanjungan untuk McTominay. Bahkan pria asal Portugal itu menilai kalau McTominay lebih baik dari bintang asal Prancis, Paul Pogba.

"Saya pikir McTominay bisa bermain bagus karena dia benar-benar seperti seorang bocah. Potongan rambutnya normal, tidak bertato, tidak pamer mobil mewah, anak yang rendah hati, datang ke klub ketika berusia 9 atau 10 tahun," tutur Mourinho.

Tak berhenti sampai di situ, setelah dipecat United, Mourinho juga masih memberikan pujian kepada McTominay. Mantan manajaer Chelsea itu kagum karena McTominay selalu siap untuk dimainkan kapanpun.

"McTominay selalu akan menjadi pemain saya," ucap pelatih berjuluk The Special One itu. Namun kini, pemain yang disanjung-sanjungnya itu membuatnya merasakan kekalahan pertama bersama Spurs.



Sumber: Metro