Tottenham vs Liverpool: The Special One vs The Normal One

Tottenham vs Liverpool: The Special One vs The Normal One
Striker Liverpool Mohamed Salah melesakkan tendangan penalti ke gawang Tottenham Hotspur. ( Foto: ABRIEL BOUYS / AFP )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Sabtu, 11 Januari 2020 | 17:07 WIB

London, Beritasatu.com - Partai ulangan Final Liga Champions tahun lalu akan kembali tersaji dini hari nanti. Tuan rumah Tottenham Hotspur akan menjamu pemimpin klasemen sementara Liverpool di Stadion Wembley dalam pertandingan yang disiarkan Minggu (12/1/2020) dini hari 00.30 WIB.

Tahun lalu, Tottenham kalah 2-0 dari Liverpool di Final Liga Champions. Sejak saat itu, penampilan Tottenham menurun, sementara Liverpool belum terkalahkan di Liga Inggris. Tottenham kini sudah berganti pelatih, yaitu Jose Mourinho. Pertandingan nanti akan menjadi adu strategi gegenpressing Juergen Klopp melawan sistem bertahan park the bus Mourinho.

Mourinho dianggap sebagai the special one karena prestasinya, sementara Klopp merendah dengan menyebut dirinya the normal one. Namun, the special one mulai kehilangan sentuhannya. Sejak memegang kendali Tottenham, Mourinho memiliki catatan menang enam kali, dua seri, kalah empat. Terakhir, Tottenham ditahan imbang 1-1 melawan Middlesbrough di Piala FA. Bukan rekor yang baik untuk the special one.

Di sisi lain, Mourinho memiliki rekor baik melawan Liverpool. Dalam 28 kali pertemuan melawan the Reds, Mourinho sebagai pelatih hanya kalah tujuh kali. Namun, kekalahan terakhirnya juga menyebabkan Mourinho kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih Manchester United. Saat itu Klopp dan Liverpool mengalahkan United 3-1.

Tottenham saat ini berada di peringkat ketujuh klasemen dengan 30 poin dari 21 laga. Sementara Liverpool di puncak klasemen dengan poin 58 dan terpaut 13 poin dari Leicester City di urutan kedua, ditambah Liverpool memiliki sisa satu pertandingan.

Pertandingan nanti akan lebih berat bagi Tottenham yang kehilangan sejumlah pemain pilar. Harry Kane, Moussa Sissoko dan Tanguy Ndombele, Hugo Lloris, Danny Rose, dan Ben Davies harus absen.

Sementara Liverpool bisa kembali diperkuat Xherdan Shaqiri, Joel Matip, dan Dejan Lovren. Naby Keita dan Fabinho masih belum fit tetapi stok gelandang Liverpool lebih dari cukup dan fleksibel.

Kepercayaan diri Liverpool juga tengah tinggi setelah mereka mengalahkan Everton di Piala FA dengan mengandalkan para pemain muda mereka. Curtis Jones (18 tahun) mencetak gol tunggal dalam laga melawan the Toffees. Sejumlah pemain muda yang diturunkan antara lain Harvey Eliott (16 tahun), Yasser Larouci (19), Neco Williams (18), Pedro Chirivella (22), dan Nathaniel Phillips (22).

Dalam lima pertemuan terakhir antara Liverpool dan Tottenham di semua kompetisi, Liverpool menang empat kali dan seri sekali. Terakhir kali mereka bertemu, Liverpool menang 2-1 di Anfield.

Perkiraan susunan pemain:
Tottenham: Gazzaniga; Sanchez, Alderweireld, Vertonghen; Aurier, Alli, Winks, Eriksen, Sessegnon; Son, Lucas

Liverpool: Alisson; Alexander-Arnold, Gomez, Van Dijk, Robertson; Oxlade-Chamberlain, Henderson, Wijnaldum; Salah, Firmino, Mane

 



Sumber: BeritaSatu.com