Khofifah Buka Turnamen Piala Gubernur Jatim 2020

Khofifah Buka Turnamen Piala Gubernur Jatim 2020
Penari membawakan tarian 'Tonduk Majang' saat pembukaan kejuaraan sepakbola Piala Gubernur di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Bangkalan, Jawa Timur, Senin 10 Februari 2020. ( Foto: Antara Foto / Saiful Bahri )
/ YUD Senin, 10 Februari 2020 | 17:58 WIB

Bangkalan, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka turnamen sepak bola Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Senin (10/2/2020) sore.

“Selamat bertanding dan tetap jaga sportivitas,” ujarnya di sela membuka secara resmi dari podium kehormatan di stadion.

Hadir pada pembukaan tersebut Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan yang didampingi Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha dan Ketua PSSI Jatim Ahmad Riyadh.

Hadir juga sejumlah pejabat Forkopimda Jatim, antara lain Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono dan beberapa pejabat OPD Pemprov setempat.

Pembukaan digelar sesaat sebelum laga pembuka mempertemukan Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri.

Hadir ribuan suporter dari kedua tim, baik Persik Mania (suporter Persik Kediri) dan Bonek Mania (suporter Persebaya).

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengapresiasi penyelenggaraan turnamen Piala Gubernur Jatim dan menilainya ajang yang baik sebelum Liga 1 bergulir.

“Kami sangat mengapresiasi dan selamat kepada semua tim yang bertanding. Tetap jaga sportivitas,” kata Iwan Bule, sapaan akrabnya.

Turnamen Piala Gubernur Jatim 2020 dilaksanakan pada 10-20 Februari dan diikuti oleh delapan tim.

Teknis pelaksanaannya, delapan tim terbagi di dua grup yang ditempatkan di dua stadion, yakni Grup A di Stadion Gelora Bangkalan terdiri dari Madura United, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, dan Bhayangkara FC.

Sedangkan, Grup B di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang adalah Arema FC, Persela Lamongan, Persija Jakarta, dan Sabah FA.

Format yang digunakan adalah setengah kompetisi dan setiap grup diambil dua tim terbaik untuk lolos ke babak semifinal, kemudian masing-masing pemenang bertemu di partai puncak.



Sumber: ANTARA