Pesan Kapolri ke Bhayangkara FC: Jangan Ikut Main Skor dan Berantem

Pesan Kapolri ke Bhayangkara FC: Jangan Ikut Main Skor dan Berantem
Kapolri Idham Azis saat memberikan sambutan dalam pelucuran jersey tim sepakbola Bhayangkara FC, tim voli Bhayangkara Samator dan Popsivo Polwan di di PTIK, Jakarta, Senin, 24 Februari 2020. ( Foto: Beritasatu.com/Farouk Arnaz )
Farouk Arnaz / CAH Senin, 24 Februari 2020 | 16:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Idham Azis meminta Bhayangkara FC tidak terlibat pengaturan skor. Hal itu dikatakan Idham saat meluncurkan seragam (jersey) Bhayangkara FC untuk Liga 1 musim 2020 di PTIK, Senin (24/2/2020).

“Karena kita ada satgas anti mafia bola, tidak elok juga kalau ada pepatah jeruk makan jeruk. Kedua, kalau kesebelasan lain, bermain ujung-ujungnya pakai berantem saya minta Bhayangkara FC jangan berantem,” kata Idham.

Karena, masih katanya, “Tidak elok masa polisi pengayom masyarakat malah kalah berantem apalagi mukul wasit. Kira-kira dong itu berarti kau kesebelasan kaleng-kaleng.”

Idham berjanji akan mengikuti kegiatan ini dan diirnya siap mendukung apa saja yang dibutuhkan selama itu dia masih punya kewenangan untuk memberi dukungan

Bhayangkara FC pada musim 2020 bertabur bintang. Selain mendatangkan Andik Vermansah, tim asuhan Paul Munster itu juga didukung gelandang tim nasional Indonesia, Sadil Ramdani.

Saddil Ramdani Jadi Pemain Terakhir yang Didatangkan Bhayangkara FC

Untuk pemain asing, klub berjuluk The Guardian itu menggaet eks bomber Persib, Ezechiel N'douassel kemudian Renan Silva, hingga Lee Won-jae, dan Herve Guy



Sumber: BeritaSatu.com