Ronaldinho Disebut Tak Tahu Paspornya Palsu

Ronaldinho Disebut Tak Tahu Paspornya Palsu
Mantan pemain Timnas Brasil dan Barcelona Ronaldinho (tengah) saat menjalani pemeriksaan terkait paspor palsu di Asuncion, Paraguay. (Foto: AFP / Norberto Duarte)
/ YUD Senin, 9 Maret 2020 | 16:14 WIB

Asuncion, Beritasatu.com - Ronaldinho melalui pengacaranya menyatakan bahwa dia tidak dengan sengaja menggunakan paspor palsu guna memasuki Paraguay. Menurut pengacaranya karena dalil tersebut sudah seharusnya Ronaldinho dilepaskan oleh pihak berwenang di Paraguay, Minggu (8/3/2020).

Baca juga: Paspor Palsu, Ronaldinho Disebut Lakukan Kejahatan Lain

Mantan pesepak bola yang dua kali menjadi pemain terbaik dunia, bersama kakak kandungnya Roberto Assis menghabiskan malam ketiga mereka di balik jeruji besi di Ibu Kota Asuncion, Minggu (8/3/2020), setelah menggunakan dokumen perjalanan palsu untuk memasuki negara tersebut.

Pengacara dua bersaudara asal Brasil Sergio Queiroz mengatakan bahwa dia akan meminta agar keduanya dilepaskan dan diizinkan kembali ke negara asalnya ketika mereka dihadirkan di hadapan hakim, Senin (9/3/2020).

"Ronaldinho tidak melakukan kejahatan karena ia tidak tahu bahwa paspor yang mereka berikan kepadanya palsu," katanya seperti dikutip AFP, Senin (9/3/2020).

Baca juga: Gunakan Paspor Palsu, Ronaldinho Ditahan di Paraguay

Queiroz mengatakan bahwa jaksa penuntun umum telah setuju bahwa pesepak bola itu telah bertindak dengan itikad baik dan keputusan hakim untuk memerintahkan penahanan mereka tidak beralasan.

Ronaldinho, yang dianggap sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa, adalah bintang dalam kemenangan Brasil pada Piala Dunia 2002 dan di antaranya bermain bagi Paris Saint-Germain, AC Milan dan Barcelona.

Ronaldinho dan saudaranya tiba di Asuncion dari Brasil pada Rabu (4/3/2020) dan menunjukkan paspor mereka kepada petugas imigrasi, yang tidak segera menyadari adanya masalah dengan dokumen tersebut.

Beberapa jam kemudian, ketika paspor-paspor itu dinyatakan palsu, penyelidik menggerebek kamar tempat Ronaldinho tinggal dan menyita kartu identitas dan dokumen perjalanan kakak-beradik tersebut.

Ronaldinho mengatakan paspor tersebut telah diberikan kepadanya oleh orang yang mengundangnya untuk menghadiri konferensi yang disponsori oleh gerakan amal bagi anak-anak kurang beruntung.



Sumber: AFP, Antara