Ilmuwan Sebut Laga Atalanta Vs Valencia Adalah Bom Virus Corona

Ilmuwan Sebut Laga Atalanta Vs Valencia Adalah Bom Virus Corona
Selebrasi pemain Atalanta usai menang telak atas Valencia di leg pertama 16 besar Liga Champions di San Siro, Rabu, 20 Februari 2020. ( Foto: Vincenzo PINTO / AFP )
Yudo Dahono / YUD Kamis, 26 Maret 2020 | 21:07 WIB

Roma, Beritasatu.com - Pertandingan Liga Champions antara Atalanta vs Valencia yang digelar, Minggu (20/2/2020) lalu diklaim ilmuwan sebagai bom virus corona. Pertandingan yang digelar di Stadion San Siro, Milan tersebut disaksikan lebih dari 44.000 fans karena markas Atalanta di Bergamo tidak mencukupi untuk menggelar pertandingan di Liga Champions.

Selain disaksikan warga Italia dan Spanyol, pertandingan tersebut juga dihadiri langsung oleh lusinan warga Inggris. Pada pertandingan yang dimenangkan Atalanta dengan skor, 4-1 itu kini baik warga Italia maupun Spanyol telah mencatatkan lebih dari 70.000 orang terinfeksi virus corona (COVID-19). Sementara jumlah kematian di Italia dan Spanyol telah mencapai lebih dari 5.000 jiwa.

Baca juga: Dampak Virus Corona, PBSI Minta Indonesia Open 2020 Diundur

Seperti diketahui Bergamo merupakan salah satu dari kota yang paling terdampak di Italia dengan lebih dari 580 korban jiwa.

Menurut ahli imunologi Profesor Francesco Le Foche, Kamis (26/3/2020) pertandingan antara Atalanta melawan Valencia merupakan salah satu pemicu serta katalis penyebaran virus corona di Eropa.

"Pertandingan antara Atalanta-Valencia kemungkinan besar adalah salah satu (penyebab). Partai itu merupakan puncak euforia kolektif dari musim kompetisi yang unik untuk klub tersebut. Kini sebulan berlalu sejak pertandingan itu, sehingga waktu (penyebaran virus) sangat terkait," kata Le Foche.

Baca juga: Selesai Jalani Karantina, Anggota Tim F-1 McLaren Kembali ke Inggris

"Pengumpulan ribuan orang, dengan jarak hanya sentimeter satu dengan lainnya, yang meluapkan kegembiraan dengan saling berpelukan, berteriak, semua aktivitas yang menjadi media bagi virus untuk menyebar."

Valencia telah mengumumkan bahwa 35 persen dari tim serta staf mereka positif terhadap virus corona, usai menjalani pertandingan di Milan. Sementara itu kiper Atalanta Marco Sportiello telah positif virus corona yang membuat seluruh tim harus menjalani karantina.

Wilayah sekitar kota Bergamo menjalani status lockdown hanya empat hari setelah pertandingan usai angka mereka yang positif virus corona melonjak drastis.

Baca juga: Liga Champions: Quattric Ilicic Bawa Atalanta ke Perempat Final

Wali Kota Bergamo Giorgio Gori menegaskan bahwa pertandingan Atalanta vs Valencia merupakan bom biologis dan dia meyakini bahwa partai tersebut yang menjadi biang keladi penyebaran virus corona di Eropa.

"Pertandingan itu adalah bom biologis. Pada saat itu kami tidak mengetahui apa yang tengah terjadi. Jika virus sudah menyebar maka empat puluh ribu fans yang datang ke San Siro dipastikan terinfeksi. Tidak ada yang tahu apakah virus itu sudah ada diantara kami. Banyak yang menyaksikan pertandingan itu secara berkelompok dan banyak sekali kontak antar pendukung pada malam itu," kata Gori.



Sumber: The Sun