Serie A, Fiorentina dan Torino Sebut Tak Bisa Dilanjutkan

Serie A, Fiorentina dan Torino Sebut Tak Bisa Dilanjutkan
Ilustrasi Serie A ( Foto: swol.co )
/ YUD Selasa, 31 Maret 2020 | 18:46 WIB

Roma, Beritasatu.com - Dua klub anggota Serie A yaitu Torino dan Fiorentina meyakini bahwa Serie A pada musim ini takkan bisa dilanjutkan. Seperti diketahui saat ini Serie A tengah mengalami penundaan akibat pandemi virus corona. Dalam wawancara terpisah, Senin (30/3/2020), waktu setempat bos Fiorentina dan Torino mereka bahwa meyakini kompetisi Serie A musim ini tak akan bisa dilanjutkan lagi karena pandemi virus corona.

Italia yang menjadi negara dengan korban meninggal dunia akibat virus corona tertinggi di dunia di mana hingga Senin (30/3/2020) kemarin sudah mencatat 11.591 korban meninggal dunia.

Baca juga: Imbas Corona, Laga Serie A Digelar Tanpa Penonton Sampai 3 April

Warga Italia berada di bawah lockdown selama tiga pekan dan Serie A, seperti kompetisi-kompetisi sepak bola di seluruh dunia, terbengkalai begitu saja tanpa ada yang tahu kapan mulai lagi.

"Kita pikirkan masalah kesehatan saja sekarang, kita bahas sepak bola nanti," kata pemilik Fiorentina Rocco Commisso kepada stasiun televisi RAI dalam wawancara radio seperti dikutip Reuters.

Baca juga: PM Italia Pertimbangkan Serie A Pekan Depan Dibatalkan Setelah Virus Corona Merebak

"Kita lihat saja nanti apakah kita bisa kembali berlatih. Namun ada kemungkinan besar kejuaraan tidak akan berakhir."

Rekannya dari Torino, Urbano Cairo, mengatakan sekalipun tim-tim bisa berlatih kembali Mei nanti, sudah tidak ada waktu lagi untuk menuntaskan musim ini.

"Itu artinya mulai berlatih akhir Mei dan kemudian mulai bertanding akhir Juni, bermain pada Juli dan Agustus," kata dia dalam wawancara dengan saluran radio lainnya, RAI.

Baca juga: Corona Buat Beberapa Pertandingan Serie A Ditunda

"Lalu beri waktu ke semua pihak untuk istirahat sebulan, sebulan berlatih dan Anda tidak akan mengawali kejuaraan mendatang sebelum November. Kompetisi ini tak bisa dilanjutkan."

Dia menolak ada yang dianugerahi gelar juara liga. "Seharusnya tidak diberikan karena kejuaraan tidak tuntas dan ada tiga tim calon juara," kata dia.

Juventus memuncaki klasemen dengan 63 poin, satu poin di atas Lazio dan sembilan poin di atas Inter Milan yang menyimpan satu pertandingan lebih banyak.



Sumber: ANTARA