Demi Kesehatan Pemain dan Ofisial, Persija Tunda Latihan

Demi Kesehatan Pemain dan Ofisial, Persija Tunda Latihan
Para pemain Persija Jakarta (kiri ke kanan) Andritany, Adixi Lenzivio, Ryuji Utomo, Marco Simic, Riko Simanjuntak, Shahar Ginanjar mengikuti peluncuran tim dan kostum Persija Jakarta untuk Liga 1 musim 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (23/2/2020). ( Foto: Antara Foto / Sigid Kurniawan )
/ YUD Selasa, 31 Maret 2020 | 19:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dampak pandemi virus corona (Covid-19) membuat Persija menunda pelaksanaan latihan tim demi kesehatan pemain dan ofisial. 

“Kami memutuskan untuk kembali menunda latihan. Ini tidak lepas dari pandemi COVID-19 dan keputusan PSSI yang menunda Liga 1 Indonesia 2020. Kami berharap wabah ini segera berakhir dan tim dapat berkumpul lagi,” kata Presiden Persija Mohamad Prapanca, dikutip dari laman resmi Persija di Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Baca juga: Gandeng KitaBisa, Persija Galang Dana Lawan Virus Corona

Rencananya, squad berjuluk Macan Kemayoran tersebut kembali berlatih pada Rabu (1/4/2020).

Meski ditunda, Prapanca yakin kondisi para pemain terjaga karena mereka terus berlatih di tempat tinggal masing-masing.

Riko Simanjuntak dan kawan-kawan mengolah fisik dengan menu latihan yang diberikan tim pelatih.

Baca juga: Antisipasi Corona, Persija Perpanjang Masa Libur Tim

“Seluruh pemain Persija memiliki tanggung jawab tinggi. Kondisi mereka tetap kami kontrol dengan menu latihan yang diberikan tim pelatih sehingga saat berkumpul kembali kondisi mereka tetap terjaga,” tutur Prapanca.

Selain meliburkan pemain, demi menghindari virus corona, Persija juga melakukan penyemprotan disinfektan di mess Persija yang berada di Kompleks TNI AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur dan bus tim.

Baca juga: Liga 1 Dihentikan, Persija Liburkan Tim Seminggu

Penundaan sementara Liga 1 Indonesia 2020 karena COVID-19 memang membuat klub-klub peserta terpaksa menginstruksikan para pemainnya untuk berlatih secara individu.

PSSI menyatakan, Liga 1 dan 2 2020 akan dihentikan jika pemerintah memperpanjang status 'Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia' lebih lama dari yang telah ditetapkan saat ini yaitu sampai 29 Mei 2020.

 



Sumber: ANTARA