Premier League Terancam Denda Rp 15 T jika Kompetisi Berhenti

Premier League Terancam Denda Rp 15 T jika Kompetisi Berhenti
Gelandang Leicester City James Maddison (kiri) diadang gelandang Norwich City Alexander Tettey (kanan) dalam laga Premier League, Jumat, 29 Februari 2020. ( Foto: AFP )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Minggu, 5 April 2020 | 09:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Premier League Inggris terancam denda sebesar 762 juta poundsterling (sekira Rp 15,3 triliun) bila kompetisi musim 2019/20 ini tidak dilanjutkan, demikian lansiran BBC.

Denda tersebut akan berlaku bila pemilik hak siar menuntut pengembalian uang mereka karena sisa pertandingan yang tidak bisa mereka tayangkan akibat penangguhan kompetisi di tengah pandemi virus corona, demikian diungkapkan operator Premier League dalam telekonferensi.

Telekonferensi yang digelar dengan serikat pesepak bola Inggris, PFA, dan asosiasi manajer LMA itu antara lain menjelaskan mengapa Liga Premier mengusulkan wacana pemotongan gaji para pemain hingga 30 persen dari total nominal per tahun.

Liga Premier, PFA dan perwakilan masih akan melanjutkan pembahasan mengenai skenario kelanjutan musim 2019/20, yang harus diputuskan sepersetujuan pemain dan pelatih.

Operator Liga Premier juga mengutarakan jika akhirnya musim 2019/20 bisa berlanjut, hampir pasti pertandingan dimainkan secara tertutup tanpa penonton.



Sumber: ANTARA