Transfer Ryan Fraser, Arsenal Bernafsu Salip Liverpool

Transfer Ryan Fraser, Arsenal Bernafsu Salip Liverpool
Ryan Fraser (Bournemouth). ( Foto: Twitter )
Yudo Dahono / YUD Minggu, 5 April 2020 | 21:56 WIB

London, Beritasatu.com - Arsenal diberitakan tertarik memboyong Ryan Fraser kendati saat ini Liverpool telah membicarakan penawaran kontrak gelandang Bournemouth itu. Seperti diketahui, kontrak gelandang Timnas Skotlandia itu bakal berakhir pada musim ini dan Fraser disebut tengah memertimbangkan masa depannya bersama Bournemouth.

Baca juga: Gara-gara Corona, Liverpool Kemungkinan Juara Premier League Tanpa Kehadiran Penonton

Pada musim kompetisi Premier League 2018/2019, Fraser telah menyumbangkan 14 assist - atau kedua terbaik setelah Eden Hazard. Sayangnya pada musim ini gelandang berumur 26 tahun itu hanya menyumbangkan satu gol dan empat assist. Kendati begitu Liverpool disebut telah melakukan pendekatan terhadap Fraser pada November terkait transfer pada bulan Januari lalu.

Fraser sempat mengakui bahwa spekulasi transfer tersebut menganggu fokusnya di lapangan hijau.

Baca juga: Rooney: Liverpool Harus Diberi Kesempatan Pastikan Gelar Juara

"Mungkin hal itu tidak membantu. Secara tidak sadar, Anda mungkin memikirkannya. Saya hanya mencoba untuk melupakannya dan terus bekerja. Setiap pemain mengatakan hal yang sama," kata Fraser.

Menurut berita yang dilansir TALKsport, Minggu (5/4/2020), Liverpool kemungkinan bakal menghidupkan kembali ketertarikan mereka terhadap Fraser, guna melapis Sadio Mane dan Mohamed Salah pada pagelaran Piala Afrika tahun depan. Sebaliknya pelatih Arsenal Mikel Arteta berharap dapat mendatangkan gelandang sayap seperti Fraser pada awal musim nanti. Apalagi Fraser bisa didapatkan secara gratis.

Baca juga: Arsenal Sodorkan Kontrak Dua Tahun ke Willian

Sementara itu pelatih Bournemouth Eddie Howe tetap berniat memertahankan Fraser musim depan. Tetapi dia mengakui bahwa hal itu bakal sulit saat klub besar Premier League berupaya menarik Fraser.

"Saya pikir Anda mencapai pada satu titik di mana, Anda harus realistis terhadap situasi ini. Saya pikir tidak ada solusi positif soal dia bakal bertahan bersama kami, tapi ini adalah kehidupan, ini sepakbola, itu adalah keputusan Ryan dan kami menghargainya," kata Howe.



Sumber: TALKsport