Minggu Ini Liga Utama Inggris Mulai Latihan

Minggu Ini Liga Utama Inggris Mulai Latihan
Ilustrasi Liga Inggris ( Foto: Istimewa )
Alexander Madji / AMA Senin, 18 Mei 2020 | 18:32 WIB

London, Beritasatu.com - Tim-tim Liga Utama Inggris segera kembali menjalani latihan dalam kelompok-kelompok kecil, tetapi dengan pengawasan yang sangat ketat. Hal itu diputuskan dalam rapat para pemegang saham yang digelar Senin (18/5/2020). Hanya saja, seorang pemilik klub Liga Utama Inggris mengatakan bahwa ada pemain mereka yang belum mau mengikuti sesi latihan karena takut terpapar virus corona.

Menghadapi situasi ini, ia mengaku akan bertindak tegas yaitu tidak akan membayar gaji para pemain yang tidak mengikuti sesi latihan. “Saya kira, mereka tidak wajib dibayar karena pada latihan tahap ini, tidak memungkinkan mereka melakukan kontak dengan orang lain,” katanya kepada Sky Sports.

Ia melanjutkan, “Bila Anda bertanya kepada orang-orang di jalan, apakah Anda mau berlatih dan bermain sepakbola melawan orang-orang yang menjalani tes (virus corona) dua kali seminggu dan akan dibayar 60.000 pound per pekan, mereka semua pasti akan menjawab mau. Inilah yang membuat saya bingung.”

Sang pemilik klub ini mengaku tidak semua pemain di timnya menentang rencana latihan pekan ini. Namun, sebagian besar dari mereka menolak latihan. Mereka khawatir menjadi pembawa virus ke rumah karena bersentuhan dengan pemain lain di lokasi latihan. Namun, ia tetap ngotot akan tetap menggelar latihan dalam kelompok-kelompok kecil.

“Saya berharap, kami bisa memulai latihan dalam kelompok-kelompok kecil pekan ini. Rencananya, para pemain bisa melakukan kontak secara penuh dengan pemain lain setelah satu pekan. Saya kira, memang belum semua pemain akan datang ke lokasi latihan karena sebagian besar dari mereka menolak, tetapi mungkin 40-50% dari mereka akan ikut latihan pekan ini. Seluruh pemain kami sudah menjalani tes virus corona akhir pekan lalu dan berenca menggelar latihan pada Selasa (19/5/2020), setelah mendapat hasil tes pada Senin (18/5/2020) malam,” katanya lagi.

Menurutnya, para pemain sudah memahami aturan-aturan yang diterapkan pada latihan fase pertama. Artinya, pada fase ini, tidak ada latihan yang memungkinkan para pemain melakukan tekel. Sebaliknya, latihan dibuat sedemikian rupa sehingga mereka tetap menjaga jarak satu sama lain.

“Semua aturan itu sangat mungkin dijalankan. Yang membahayakan dan mengkhawatirkan saya adalah bahwa kita sudah mulai lagi, lalu tiba-tiba musim ini dihentikan karena ada gelombang baru penyebaran virus corona,” pungkasnya.

Sejumlah aturan yang harus dipatuhi oleh tim-tim Liga Utama Inggris pada fase pertama, yaitu semua peralatan latihan termasuk bola harus disemprot disinfektan. Perlengkapan latihan juga dikirim ke rumah para pemain sehingga mereka sudah siap sejak dari rumah.

Di tempat parkir harus diatur sedemikain rupa, sehingga antara mobil pemain tetap ruang. Dengan begitu, para pemain juga tetap menjaga jarak satu sama lain. Para pemain juga dibagi ke dalam beberapa kelompok yang beranggotakan empat sampai lima orang dan mereka berlatih di lapangan yang sudah didisain khusus.

Jadwal pemain tiba di lokasi latihan harus diatur sedemikian rupa sehingga ada jeda waktu tiba antara satu dengan pemain lainnya. Daftar staf yang bekerja di lokasi latihan juga harus diumumkan.



Sumber: Suara Pembaruan